GP Singapura Belum Perbarui Kontrak dengan Formula 1

Kamis, 12 Juli 2012 | 17:14 WIB
AA
B
Penulis: Antara/ Arsito | Editor: B1
Ilustrasi GP Singapura.
Ilustrasi GP Singapura. (EPA)
Pengelola SGP mengatakan bahwa pembicaraan telah berlangsung hampir satu tahun.

Panitia penyelenggara balap mobil Formula 1 (F1) Grand Prix (DP) Singapura, Rabu (11/7), membantah bahwa sudah ada kesepakatan antara mereka dan pihak F1 untuk memperpanjang kontrak penyelenggaraan GP di negeri itu selama lima tahun ke depan setelah balapan pada September 2012 mendatang.

Sebelumnya, bos F1, Bernie Ecclestone, seperti dikutip surat kabar Today, mengatakan bahwa perpanjangan kontrak sudah siap dan waktu pengumuman resmi akan diputuskan oleh pemerintah Singapura. Namun pengelola GP Singapura (SGP) mengatakan bahwa negoisasi kontrak untuk lima tahun kedua itu masih terus berlanjut.

"Apa yang ditawarkan oleh pengurus Formula 1 masih belum cukup bagi kami untuk memutuskan perpanjangan kontrak selama lima tahun," kata mereka.

SGP mengatakan bahwa pembicaraan telah berlangsung hampir satu tahun, tetapi kontrak harus tetap menguntungkan selama lima tahun (ke depan). "Kami sangat berharap dapat mencapai hasil yang menguntungkan semua pihak," ungkap pihak SGP menambahkan.

Ecclestone sebelumnya mengatakan kepada koran lokal Singapura, bahwa berbagai hambatan untuk mencapai kesepakatan itu sudah diselesaikan. "Saya sangat gembira sudah ada jalan keluar, karena Singapura sangat baik untuk F1, dan balapan malam hari juga menguntungkan Singapura," katanya.

Balapan pertama di GP Singapura diselenggarakan pada 2008 di sirkuit jalanan Marina Bay. Belakangan seri balapan ini telah menjadi salah satu unggulan dalam rangkaian kalender F1, bersaing ketat dengan GP Monaco dan Abu Dhabi.

Surat kabar Today sendiri mengatakan bahwa Singapura harus mengeluarkan biaya sebesar 35 juta dolar AS (sekitar Rp328,9 miliar) untuk mendapatkan hak penyelenggara F1, di mana ada kenaikan setiap tahunnya, hingga (besarnya mencapai) 42 juta dolar AS (sekitar Rp394,7 miliar) tahun lalu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon