Tayangan "Great British Islam" BBC Inggris Sambut Ramadan
Sabtu, 21 Juli 2012 | 08:02 WIB
Dinilai sangat menginspirasi, dengan banyak hal menarik yang bisa dicermati dan dikomentari darinya.
Perjalanan masuknya agama Islam di Inggris sejak beberapa abad silam dan kisah William Henry Quilliam sebagai orang Inggris pertama yang menjadi muslim, ditayangkan oleh stasiun televisi BBC London. Tayangan selama dua jam dalam dua seri yang berjudul "Great British Islam" itu, sengaja disiarkan demi menyambut bulan suci Ramadan 1433 H tahun ini bagi umat Islam di Inggris.
Pengamat masalah sosial dan kandidat Phd dari Essex University, Hakimul Ikhwan, kepada Antara London, Sabtu (21/7), mengatakan bahwa tayangan ini bukan hanya menambah pengetahuan mengenai sejarah masuknya Islam di Inggris. "Tayangan itu juga menggugah perasaan sebagai muslim untuk mensyukuri dan respek terhadap komitmen Inggris pada prinsip demokrasi, terutama dalam pengertian menjamin kebebasan berekspresi dan berkeyakinan," ujar dosen Sosiologi UGM itu.
"Dalam hal ini, mungkin Inggris memang terdepan dibanding negara-negara Eropa lainnya, seperti Jerman dan Prancis," ujar Hakimul pula.
Menurut Hakimul lagi, tayangan "Great British Islam" ini juga sangat menginspirasi, serta banyak hal yang menarik untuk dikomentari darinya. Di antaranya menurutnya adalah soal ketangguhan prinsip masyarakat Ingggris terhadap penghargaan keberagaman (pluralitas).
"Tidak hanya itu, mereka juga memfasilitasi dan menghadirkannya sebagai diskursus di ruang publik melalui media yang paling mudah diakses, yaitu televisi," ujarnya lagi.
Dalam "Great British Islam" yang merupakan tayangan dokumenter ini, diceritakan mengenai seorang tokoh kenamaan Inggris yang mencoba memahami Islam pada pertengahan abad ke-19. Bertempat di sebuah bangunan yang kini sudah tampak kusam, William Henry Quilliam yang justru menemukan kedamaian di dalamnya, mencoba mendakwahkan Islam melalui bahasa ilmu pengetahuan.
Perjalanan masuknya agama Islam di Inggris sejak beberapa abad silam dan kisah William Henry Quilliam sebagai orang Inggris pertama yang menjadi muslim, ditayangkan oleh stasiun televisi BBC London. Tayangan selama dua jam dalam dua seri yang berjudul "Great British Islam" itu, sengaja disiarkan demi menyambut bulan suci Ramadan 1433 H tahun ini bagi umat Islam di Inggris.
Pengamat masalah sosial dan kandidat Phd dari Essex University, Hakimul Ikhwan, kepada Antara London, Sabtu (21/7), mengatakan bahwa tayangan ini bukan hanya menambah pengetahuan mengenai sejarah masuknya Islam di Inggris. "Tayangan itu juga menggugah perasaan sebagai muslim untuk mensyukuri dan respek terhadap komitmen Inggris pada prinsip demokrasi, terutama dalam pengertian menjamin kebebasan berekspresi dan berkeyakinan," ujar dosen Sosiologi UGM itu.
"Dalam hal ini, mungkin Inggris memang terdepan dibanding negara-negara Eropa lainnya, seperti Jerman dan Prancis," ujar Hakimul pula.
Menurut Hakimul lagi, tayangan "Great British Islam" ini juga sangat menginspirasi, serta banyak hal yang menarik untuk dikomentari darinya. Di antaranya menurutnya adalah soal ketangguhan prinsip masyarakat Ingggris terhadap penghargaan keberagaman (pluralitas).
"Tidak hanya itu, mereka juga memfasilitasi dan menghadirkannya sebagai diskursus di ruang publik melalui media yang paling mudah diakses, yaitu televisi," ujarnya lagi.
Dalam "Great British Islam" yang merupakan tayangan dokumenter ini, diceritakan mengenai seorang tokoh kenamaan Inggris yang mencoba memahami Islam pada pertengahan abad ke-19. Bertempat di sebuah bangunan yang kini sudah tampak kusam, William Henry Quilliam yang justru menemukan kedamaian di dalamnya, mencoba mendakwahkan Islam melalui bahasa ilmu pengetahuan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




