Stoner Masuk Empat Besar Legenda MotoGP
Selasa, 31 Juli 2012 | 03:55 WIB
Namun sudah tak mungkin mengejar seniornya Mick Doohan karena dia akan pensiun akhir musim ini.
Kemenangan Casey Stoner di Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan kemarin membuatnya menyamai rekor pembalap legendaris Inggris Mike Hailwood sebagai pembalap keempat dengan jumlah kemenangan seri terbanyak di kelas premier dalam sejarah MotoGP.
Mereka berdua mengoleksi 37 kemenangan, dan satu tropi lagi akan membuat Stoner menguasai posisi itu sendirian.
Pembalap Australia itu masih punya delapan seri di tangan sebelum pensiun akhir musim ini, sehingga peluangnya cukup besar untuk melewati Hailwood.
Hailwood sudah empat kali merengkuh titel juara dunia dengan kemenangan sebanyak itu, sementara Stoner baru dua. Hal ini wajar karena di masa lalu jumlah balapan yang digelar tiap musimnya lebih sedikit dari era modern MotoGP, yang sekarang menggelar 18 seri per musim.
Hanya saja, untuk mengejar seniornya sesama Australia, Mick Doohan, di tempat ketiga sudah tidak mungkin lagi karena masih butuh 17 kemenangan lagi. Keputusan Stoner untuk pensiun saat usianya yang baru 26 tahun memang patut disayangkan.
Apalagi rivalnya sekarang Jorge Lorenzo yang kemungkinan masih akan aktif sampai beberapa tahun ke depan sudah mengoleksi 22 kemenangan seri.
Tempat kedua hall of fame dihuni Giacomo Agostini dengan 68 kemenangan dan 8 titel juara dunia kelas premier.
Tempat teratas tak pelak lagi adalah Valentine Rossi dengan 79 kemenangan seri, namun masih terpaut satu dari Agostini soal titel juara dunia.
Kalau Rossi, 33, bisa juara dunia tahun depan atau dua tahun lagi, dia akan mengukuhkan diri sebagai pembalap paling top di semua kategori kelas premier. Mungkin itu pula yang membuat the Doctor yang sudah makin berumur mulai merisaukan peluangnya di Ducati?
Kemenangan Casey Stoner di Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan kemarin membuatnya menyamai rekor pembalap legendaris Inggris Mike Hailwood sebagai pembalap keempat dengan jumlah kemenangan seri terbanyak di kelas premier dalam sejarah MotoGP.
Mereka berdua mengoleksi 37 kemenangan, dan satu tropi lagi akan membuat Stoner menguasai posisi itu sendirian.
Pembalap Australia itu masih punya delapan seri di tangan sebelum pensiun akhir musim ini, sehingga peluangnya cukup besar untuk melewati Hailwood.
Hailwood sudah empat kali merengkuh titel juara dunia dengan kemenangan sebanyak itu, sementara Stoner baru dua. Hal ini wajar karena di masa lalu jumlah balapan yang digelar tiap musimnya lebih sedikit dari era modern MotoGP, yang sekarang menggelar 18 seri per musim.
Hanya saja, untuk mengejar seniornya sesama Australia, Mick Doohan, di tempat ketiga sudah tidak mungkin lagi karena masih butuh 17 kemenangan lagi. Keputusan Stoner untuk pensiun saat usianya yang baru 26 tahun memang patut disayangkan.
Apalagi rivalnya sekarang Jorge Lorenzo yang kemungkinan masih akan aktif sampai beberapa tahun ke depan sudah mengoleksi 22 kemenangan seri.
Tempat kedua hall of fame dihuni Giacomo Agostini dengan 68 kemenangan dan 8 titel juara dunia kelas premier.
Tempat teratas tak pelak lagi adalah Valentine Rossi dengan 79 kemenangan seri, namun masih terpaut satu dari Agostini soal titel juara dunia.
Kalau Rossi, 33, bisa juara dunia tahun depan atau dua tahun lagi, dia akan mengukuhkan diri sebagai pembalap paling top di semua kategori kelas premier. Mungkin itu pula yang membuat the Doctor yang sudah makin berumur mulai merisaukan peluangnya di Ducati?
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




