Relawan Bobby-Aulia Tumbuh Pesat di Medan

Selasa, 10 November 2020 | 12:32 WIB
AS
JM
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: JEM
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution berjongkok di tengah becek saat blusukan di Pasar Bersama di Medan, Senin, 26 Oktober 2020.
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution berjongkok di tengah becek saat blusukan di Pasar Bersama di Medan, Senin, 26 Oktober 2020. (Istimewa)

Medan, Beritasatu.com - Partisipasi masyarakat untuk mendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution - Aulia Rachman, semakin meningkat. Dukungan semakin tidak terbendung karena semakin banyak masyarakat yang tanpa pamrih, bergabung menjadi relawan.

Ketua Relawan Nusantara untuk Jokowi, RE Nainggolan mengatakan, masyarakat bergabung untuk memenangkan pasangan Bobby Nasution - Aulia Rachman dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada), merupakan orang yang menaruh rasa kecewa atas kepemimpinan sebelumnya.

"Dari sekitar 300 orang relawan N4J yang berjuang keras mengkampanyekan Bobby - Aulia, saat ini jumlah relawan meningkat pesat menjadi ribuan orang. Mereka menyatakan bergabung karena menginginkan perubahan, kemajuan pembangunan dan kesejahteraan," ujar RE Nainggolan, Selasa (10/11/2020).

Meski reaksi masyarakat sangat besar untuk menginginkan Bobby - Aulia memimpin Kota Medan, RE Nainggolan yang merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut ini menyebutkan, pihaknya tetap terus turun mensosialisasikan pasangan Bobby - Aulia di tengah masyarakat di Medan.

"Semakin banyak masyarakat yang bersedia menjadi agen perubahan maka semakin mempersempit pihak lain untuk dapat melakukan kecurangan - kecurangan. Oleh karena itu, pada masa kampanye ini, kami menggencarkan sosialiasi ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Menurut RE Nainggolan, setiap lingkungan dan kelurahan, pasangan Bobby - Aulia sudah mempunyai banyak relawan. Bahkan, seluruh relawan yang terdiri dari kalangan ibu rumah tangga, bapak - bapak maupun kalangan umat, semakin meningkatkan intensitas kampanye dengan menyebar ke seluruh kawasan di Kota Medan.

"Kampanye digencarkan ke setiap terminal, pasar tradisional dan berbagai kawasan pemukiman masyarakat, dan seluruh perkumpulan organisasi masyarakat di Medan. Mereka yang mendukung Bobby - Aulia ini adalah orang - orang yang selalu mendambakan kerukunan," ungkapnya.

Menurutnya, Kota Medan yang heterogen terdiri dari berbagai suku maupun agama, membutuhkan pemimpin yang berjiwa nasionalis, Pancasilais, dan bisa merawat Bhineka Tunggal Ika, merawat kemajemukan menjadi kekuatan besar.

"Kota Medan juga membutuhkan pemimpin yang anti suap, takut akan Tuhan, dan membutuhkan pemimpin yang tidak melihat latar belakang suku, agama, ras maupun antargolongan dalam melakukan pembangunan. Dengan memenuhi segala kriteria tersebut, kita optimistis penataan pemerintah menuju Medan membawa berkah untuk ke depannya," ujar RE Nainggolan.

Oleh karena itu, sambung mantan Bupati Tapanuli Utara ini, penataan pemerintah menuju Medan yang berkah itu, harus diawali dari ketulusan hati seorang kepala daerahnya. Soalnya, masyarakat di Kota Medan yang sudah lama hidup rukun tersebut, membutuhkan sosok pemimpin yang bisa merawat kemajemukan. Termasuk di dalam pemerintahan, dengan mengenyampingkan kepentingan tertentu.

Disebutkan, jumlah penduduk di Medan ini sekitar 2.279.894 jiwa. Masyarakat yang ada di ibukota Sumut ini heterogen, karena terdiri dari suku Batak Toba, Melayu, Mandailing, Karo, Jawa, Tionghoa, Minang, Aceh, Tamil dan lainnya. Medan harus dapat dijadikan miniatur kerukunan umat beragama di Indonesia.

"Berdasarkan jumlah penduduk tersebut, sebanyak 64,53 persen beragama Islam, Kristen 26,10 persen, Protestan 20,99 persen, Katolik 5,11 persen, Buddha 8,28 persen, Hindu 1,04 persen dan Konghucu 0,06 persen. Para pemuka agama, ulama maupun organisasi pemuda gereja, remaja masjid dan lainnya, dipastikan menginginkan Bobby - Aulia untuk memimpin kota ini," sebutnya.

Menurutnya, kepemimpinan Bobby - Aulia akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dengan membangun produk UMKM di setiap kecamatan Kota Medan.

Apalagi, Bobby - Aulia juga mempunyai perhatian besar terhadap kalangan mahasiswa. Bobby - Aulia ingin meningkatkan UMKM Kota Medan dengan bersinergi dengan oerguruan tinggi swasta dan negeri. Ini akan dilakukan pemerintah yang harus hadir sebagai orangtua dari pelaku UMKM.

"Produk UMKM di Medan juga berkualitas dan tidak kalah bersaing, sehingga perlu didorong pemerintah supaya semakin berkembang.

Bobby juga akan memberikan motivasi agar masyarakat maupun mahasiswa ikut menjadi pelaku UMKM. Dari rumah, mungkin ada yang bisa dihasilkan kaum ibu dan mahasiswa. Jika itu bermutu dan bermanfaat, maka Bobby Nasution siap menyediakan pasarnya," sebutnya. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon