PON XVIII: Jateng Juara Umum Tarung Derajat
Kamis, 13 September 2012 | 17:46 WIB
Tim Tarung Derajat Jawa Tengah menjadi juara umum cabang tarung derajat Pekan Olahraga Nasional XVIII Riau setelah dengan meraih dua medali emas, tiga perak dan satu perunggu.
Dua medali emas Jateng masing-masing dipersembahkan oleh Tarjuman, yang mengalahkan Bernadus Niko (Kalimantan Timur), di kelas 55,1-58 kg putra dan oleh Ma'ruf Setiawan, mengalahkan Angga Purnadita (Sulawesi Selatan), di kelas 52,1-55 kg putra.
Sementara tiga finalis dari Jateng yang lain harus puas di tempat kedua dengan medali perak.
Pelatih Kepala Tim Tarung Derajat Jawa Tengah, Madi S.H. mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhannya.
"Ini menandakan program kami sukses karena kami bisa meloloskan enam atlet dan semuanya membawa pulang medali," kata Madi, hari ini.
Pada kelas 52 kg ke bawah, petarung Jateng Kuswandi dipukul KO oleh petarung Jawa Barat Heru Mulyana.
"Kami sebenarnya menguasai ronde pertama, namun menjelang akhir ronde kedua, kami kecolongan. Keberuntungan sepertinya berpihak ke Jawa Barat," kata Madi.
Sementara itu Subagja, yang turun di kelas 61,1-64 kg, harus mengakui keunggulan petarung Jambi Septian Sapta dengan skor 0-3.
Menurut Madi, Subagja mengalami cedera kaki sehingga cukup mengganggu penampilannya di partai final.
"Subagja mengalami cedera telapak kaki dan tulang dalam sehingga konsentrasinya terganggu karena menahan sakit," kata Madi. "sekali lagi keberuntungan ada di pihak lawan".
Di kelas 52 kg ke bawah putri, atlet Jateng Weny Ariwati juga dipaksa takluk oleh Nur Fajeriah dari Kalimantan Timur dengan skor telak 0-3.
Jawa Barat menjadi peraih medali terbanyak kedua setelah Jawa Tengah dengan satu medali emas, dua perak dan satu perunggu.
Dua medali emas Jateng masing-masing dipersembahkan oleh Tarjuman, yang mengalahkan Bernadus Niko (Kalimantan Timur), di kelas 55,1-58 kg putra dan oleh Ma'ruf Setiawan, mengalahkan Angga Purnadita (Sulawesi Selatan), di kelas 52,1-55 kg putra.
Sementara tiga finalis dari Jateng yang lain harus puas di tempat kedua dengan medali perak.
Pelatih Kepala Tim Tarung Derajat Jawa Tengah, Madi S.H. mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhannya.
"Ini menandakan program kami sukses karena kami bisa meloloskan enam atlet dan semuanya membawa pulang medali," kata Madi, hari ini.
Pada kelas 52 kg ke bawah, petarung Jateng Kuswandi dipukul KO oleh petarung Jawa Barat Heru Mulyana.
"Kami sebenarnya menguasai ronde pertama, namun menjelang akhir ronde kedua, kami kecolongan. Keberuntungan sepertinya berpihak ke Jawa Barat," kata Madi.
Sementara itu Subagja, yang turun di kelas 61,1-64 kg, harus mengakui keunggulan petarung Jambi Septian Sapta dengan skor 0-3.
Menurut Madi, Subagja mengalami cedera kaki sehingga cukup mengganggu penampilannya di partai final.
"Subagja mengalami cedera telapak kaki dan tulang dalam sehingga konsentrasinya terganggu karena menahan sakit," kata Madi. "sekali lagi keberuntungan ada di pihak lawan".
Di kelas 52 kg ke bawah putri, atlet Jateng Weny Ariwati juga dipaksa takluk oleh Nur Fajeriah dari Kalimantan Timur dengan skor telak 0-3.
Jawa Barat menjadi peraih medali terbanyak kedua setelah Jawa Tengah dengan satu medali emas, dua perak dan satu perunggu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




