Taken 2: Melawan Aksi Balas Dendam Kawanan Penjahat
Rabu, 3 Oktober 2012 | 02:23 WIB
Film besutan Olivier Megaton dengan naskah karya Luc Besson ini tak jauh berbeda dengan prekuelnya.
Bryan Mills (Liam Neeson) seorang bekas anggota intelejen yang berusaha menata hidupnya kembali dengan memperbaiki hubungan dengan putrinya, Kim (Maggie Grace) dan bekas istrinya, Lenore (Famke Janssen) merencanakan sebuah agenda liburan bersama untuk menebus waktunya yang hilang selama menjadi agen intelejen.
Istambul, Turki, yang kemudian menjadi tempat tujuan Bryan untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercintanya berubah menjadi lokasi yang tidak aman. Sejumlah orang Albania yang ingin menuntut balas atas perbuatan Bryan di masa lalu (: film pertama, Taken) karena membunuh saudara-saudara mereka, menuntut balas.
Dengan perencanaan yang matang dan jumlah orang yang cukup banyak, langkah awal orang-orang Albania tersebut akhirnya berhasil. Bryan dan Lenore tertangkap dan dikurung oleh kawanan penjahat tersebut.
Namun berkat kejelian dan ketangkasan Bryan, rencana balas dendam para penjahat perlahan-lahan mulai gagal.
Kim yang tidak berhasil ditangkap justru membantu ayahnya dalam usaha melarikan diri dari kurungan.
Pasangan ayah dan anak ini kemudian bahu-membahu untuk menggagalkan misi balas dendam kawanan penjahat tersebut.
Film besutan Olivier Megaton dengan naskah karya Luc Besson ini tak jauh berbeda dengan prekuelnya. Dengan mengedepankan aksi baku hantam, kejar-kejaran serta tembak-tembakan.
Aksi solo Liam Neeson di film ini patut disorot. Adegan melawan puluhan kawanan penjahat dengan tangan kosong maupun senjata berapi cukup memukau. Hal ini juga didukung oleh koreografi beberapa aliran bela diri seperti Krav Maga atau Wing Chun yang ditunjukkan saat berduel.
Selebihnya untuk akting para aktor dan aktris pendukung seperti Famke Janssen ataupun Maggie Grace yang namanya lebih dikenal pada film-film TV seri terasa kurang begitu menonjol dan terbilang biasa saja.
Berdurasi sekitar 90 menit, film yang akan rilis di bioskop awal bulan ini dinilai mampu memuaskan para penonton yang menyenangi sisi aksi semata ketimbang cerita dan dialog yang berat. Meski terbilang enteng, namun unsur ketegangan dan kekerasan dalam film Taken 2 mampu membuat para penonton tidak akan mau beranjak sebelum film berakhir.
Bryan Mills (Liam Neeson) seorang bekas anggota intelejen yang berusaha menata hidupnya kembali dengan memperbaiki hubungan dengan putrinya, Kim (Maggie Grace) dan bekas istrinya, Lenore (Famke Janssen) merencanakan sebuah agenda liburan bersama untuk menebus waktunya yang hilang selama menjadi agen intelejen.
Istambul, Turki, yang kemudian menjadi tempat tujuan Bryan untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercintanya berubah menjadi lokasi yang tidak aman. Sejumlah orang Albania yang ingin menuntut balas atas perbuatan Bryan di masa lalu (: film pertama, Taken) karena membunuh saudara-saudara mereka, menuntut balas.
Dengan perencanaan yang matang dan jumlah orang yang cukup banyak, langkah awal orang-orang Albania tersebut akhirnya berhasil. Bryan dan Lenore tertangkap dan dikurung oleh kawanan penjahat tersebut.
Namun berkat kejelian dan ketangkasan Bryan, rencana balas dendam para penjahat perlahan-lahan mulai gagal.
Kim yang tidak berhasil ditangkap justru membantu ayahnya dalam usaha melarikan diri dari kurungan.
Pasangan ayah dan anak ini kemudian bahu-membahu untuk menggagalkan misi balas dendam kawanan penjahat tersebut.
Film besutan Olivier Megaton dengan naskah karya Luc Besson ini tak jauh berbeda dengan prekuelnya. Dengan mengedepankan aksi baku hantam, kejar-kejaran serta tembak-tembakan.
Aksi solo Liam Neeson di film ini patut disorot. Adegan melawan puluhan kawanan penjahat dengan tangan kosong maupun senjata berapi cukup memukau. Hal ini juga didukung oleh koreografi beberapa aliran bela diri seperti Krav Maga atau Wing Chun yang ditunjukkan saat berduel.
Selebihnya untuk akting para aktor dan aktris pendukung seperti Famke Janssen ataupun Maggie Grace yang namanya lebih dikenal pada film-film TV seri terasa kurang begitu menonjol dan terbilang biasa saja.
Berdurasi sekitar 90 menit, film yang akan rilis di bioskop awal bulan ini dinilai mampu memuaskan para penonton yang menyenangi sisi aksi semata ketimbang cerita dan dialog yang berat. Meski terbilang enteng, namun unsur ketegangan dan kekerasan dalam film Taken 2 mampu membuat para penonton tidak akan mau beranjak sebelum film berakhir.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




