Mobil Hemat Energi Terbakar dalam Lomba di Surabaya
Minggu, 25 November 2012 | 20:44 WIB
Sopir yang terjebak di kabin akhirnya berhasil dikeluarkan dengan selamat.
Mobil produksi Institut Teknologi Nasional Malang, terbakar di arena kompetisi mobil hemat energi tingkat nasional atau "Indonesia Energy Marathon Challange" (IEMC) di Sirkuit Kenjeran Park, Surabaya, Ahad (25/11) siang tadi.
"Kemungkinan besar terjadi kebocoran pada saluran bahan bakar," kata anggota dewan juri IEMC, Muhammad Nur Yuniarto. Tetesan bensin jatuh ke bagian kelistrikan, dan membuat bagian mesin langsung disambar api.
Insiden ini menimbulkan kepanikan karena pengemudi masih terjebak di dalam kabin. Untunglah, salah seorang peserta dengan berani, tanpa menghiraukan api, langsung memukul bagian jendela mobil untuk mengeluarkan sopir. Ikhtiar ini sempat terhambat, karena Sang Driver panik sehingga lupa melepaskan safety belt.
Nur Yuniarto menyayangkan cara kerja panitia yang kurang memperhatikan unsur keamanan. Komite Balap baru memperhatikan safety pada saat mobil sudah di lintasan.
Sejauh ini, catatan mobil paling irit dalam lomba tersebut dicatat oleh ITS Team 2 yang mencatat konsumsi bahan bakar 124,6 kilometer per liter. "Jujur saja, hasil ini masih sangat jauh dari yang kami harapkan, sebab saat percobaan bisa mencapai 140 kilometer per liter," kata anggota ITS Team 2, Ardi Nugroho.
Dalam ajang SEM Asia 2012, Tim ITS mencatat rekor konsumsi BBM paling irit, yakni 167 kilometer per liter, sekaligus menyabet gelar juara.
Di kelas prototype diesel, ITS Team 4 mampu mengonsumsi bahan bakar 343,869 kilometer per liter, sedangkan di kelas protype gasoline ada dua tim yang mencapai hasil sama yakni ITS Team 1 dan Tim Nakoela Hore (UI) dengan 338.196 kilometer per liter.
Di kelas prototype listrik, Tim Arjuna Hore (UI) mengonsumsi bahan bakar 165,247 kilometer per liter, sedangkan di kelas urban gasoline diduduki Tim Horas USU dengan 139,367 kilometer per liter. Di kelas urban listrik yang tertinggi masih dicapai Tim Nusa Kencana (PNJ) yakni 45,982 kilometer per liter.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




