Sopir Ingin Dengar Musik, Bus Karyawan Terbalik
Rabu, 5 Desember 2012 | 10:22 WIB
Seorang pengendara motor ikut tertabrak, saat bus terguling.
Diduga akibat konsentrasi supir terganggu, bus antar-jemput karyawan bernomor polisi (nopol) B 7291 WB, terbalik di Jalan Juanda, di dekat Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Selasa (4/12) tengah malam.
Kejadian ini menyebabkan 9 penumpang yang merupakan karyawan PT SKF Indonesia dan seorang sopir, harus mengalami memar di bagian kepala dan tubuh.
Menurut penuturan Yusep (25) salah seorang penumpang yang duduk di bagian paling depan, saat melintas di Jalan Juanda menuju Cakung, Jakarta Timur, sopir ingin mendengarkan musik.
Tangan kiri sopir pun menjangkau tombol on/off radio player, dengan posisi kepala sedikit tertunduk ke bawah. Pada saat itulah, bagian depan bus tiga perempat ini menabrak drum pembatas jalan.
"Sopir bus ingin mendengarkan musik, kemudian konsentrasi terganggu karena tangan kiri menjangkau tombol on/of radio. Bus menabrak pembatas jalan dan langsung terbalik," ujar Yusep.
Parahnya, seorang pengendara motor harus ikut tertabrak, saat bus itu terguling. Namun untungnya, diketahui kemudian pengendara motor ini hanya mengalami luka memar di bagian dada.
Menurut Yusep, bus Hiba Utama tersebut dikemudikan oleh sopir cadangan, karena sopir yang biasa mengantar-jemput karyawan dari Cibitung ke Cakung, tidak masuk hari itu.
Petugas Lantas Polresta Bekasi Kota sudah melakukan evakuasi bus dengan menderek bus tersebut satu jam kemudian.
Diduga akibat konsentrasi supir terganggu, bus antar-jemput karyawan bernomor polisi (nopol) B 7291 WB, terbalik di Jalan Juanda, di dekat Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Selasa (4/12) tengah malam.
Kejadian ini menyebabkan 9 penumpang yang merupakan karyawan PT SKF Indonesia dan seorang sopir, harus mengalami memar di bagian kepala dan tubuh.
Menurut penuturan Yusep (25) salah seorang penumpang yang duduk di bagian paling depan, saat melintas di Jalan Juanda menuju Cakung, Jakarta Timur, sopir ingin mendengarkan musik.
Tangan kiri sopir pun menjangkau tombol on/off radio player, dengan posisi kepala sedikit tertunduk ke bawah. Pada saat itulah, bagian depan bus tiga perempat ini menabrak drum pembatas jalan.
"Sopir bus ingin mendengarkan musik, kemudian konsentrasi terganggu karena tangan kiri menjangkau tombol on/of radio. Bus menabrak pembatas jalan dan langsung terbalik," ujar Yusep.
Parahnya, seorang pengendara motor harus ikut tertabrak, saat bus itu terguling. Namun untungnya, diketahui kemudian pengendara motor ini hanya mengalami luka memar di bagian dada.
Menurut Yusep, bus Hiba Utama tersebut dikemudikan oleh sopir cadangan, karena sopir yang biasa mengantar-jemput karyawan dari Cibitung ke Cakung, tidak masuk hari itu.
Petugas Lantas Polresta Bekasi Kota sudah melakukan evakuasi bus dengan menderek bus tersebut satu jam kemudian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




