Respons Kasad Saat TNI AD Dituduh Melanggar HAM Tembak KKB
Senin, 7 Februari 2022 | 20:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pandangan soal penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Kasad merespons tuduhan terhadap TNI Angkatan Darat (AD) yang dianggap melakukan pelanggaran HAM saat menembak KKB di Papua.
"Giliran kita nembak mereka (KKB), kita kena HAM. Giliran mereka nembak kita (TNI) kayak kejadian kemarin, terus siapa yang bertanggung jawab?," kata Dudung dalam acara Coffee Morning Pimpinan Redaksi bersama Kasad, Senin (7/2/2022).
Jenderal Dudung juga menyoroti adanya meme di media sosial (medsos) yang memandang dirinya tidak berani terjun langsung melawan kelompok separatis di Papua. Dia menegaskan sebagai Kasad tidak memiliki kewenangan untuk menyusun dan mengatur jalannya operasi di Papua.
"Ini perlu dipahami juga ini. Karena ada meme di medsos. ‘Dudung ini tidak berani, kemarin berani cabutin baliho, sekarang turun ke Papua enggak berani,’ karena saya memang enggak ada kewenangan," katanya.
Mantan Pangkostrad ini juga tidak punya wewenang untuk mengatur penanganan kelompok separatis di Papua. Dia mengungkapkan kewenangan itu ada di Mabes TNI dan Panglima TNI.
Dia mengakui prajurit yang menjalani tugas operasi di Papua berasal dari kesatuan TNI AD. Dudung menyebut hanya berwenang untuk menanyakan informasi ke komandan di lapangan terkait aspek logistik dan kondisi prajurit. Atas dasar itu, dia meminta publik untuk tidak salah mempersepsikan kewenangan dirinya di TNI AD.
"Saya hanya bisa tanyakan komandan batalion, bagaimana anak buahmu? Sehat? Bagaimana logistiknya? Bagus? Terkirim? Hanya nanya itu saja. Kalau ada kemacetan, saya sampaikan ke Aslog untuk koordinasikan dengan Mabes TNI bagaimana proses pengiriman segala macam," tutur Dudung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




