Demokrat: Artis Bukan Sekedar Vote Getter

Rabu, 16 Januari 2013 | 16:04 WIB
SP
WP
ilustrasi--kampanye Partai Demokrat
ilustrasi--kampanye Partai Demokrat (SP Photo)
Caleg dari artis perlu memperbanyak pengetahuan tentang dunia politik.

Menjelang perekrutan calon anggota legislatif (caleg), sejumlah artis kembali berniat mendaftar ke partai politik (parpol)  peserta Pemilu 2014 untuk menjadi caleg.

Pada Pemilu 2009, sebanyak 18 artis lolos menjadi anggota DPR. Jumlah terbanyak diraih Partai Demokrat (PD) yang meloloskan tujuh artis.
 
Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Inggrid Kansil menyatakan, partainya memang memberdayakan artis untuk menjaring suara tetapi mereka juga harus menunjukkan kinerja yang positif.

"Demokrat tentu menilai bahwa artis dari FPD yang ada sejauh ini baik kinerjanya. Demokrat lebih selektif mengambil caleg bukan sekedar vote getter, karena tugas anggota parlemen itu tidak mudah dan kompleks," katanya di Jakarta, Rabu (16/1).
 
Dia berpendapat, artis duduk di parlemen itu sah dan tidak perlu dipermasalahkan. Sebab, artis tetap merupakan warga negara yang memiliki hak berpolitik baik memilih dan dipilih.

"Sebenarnya artis atau pun bukan tidak perlu dibesar-besarkan, karena saya melihat artis itu hitungannya juga profesi hanya saja tingkat pengenalan publik kepada personal yang  berprofesi artis itu jauh lebih besar. Karena itu silahkan artis ikut dalam pencalegan dalam partai politik," ucapnya.
 
Akan tetapi, istri dari Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Syarifuddin Hasan ini menyatakan, caleg dari artis perlu memperbanyak pengetahuan tentang dunia politik.

Pasalnya, publik dan konstituen yang memilih juga bakal menilai bagaimana kinerja dan visi artis dalam masa kampanye.

"Mulai dari kelembagaannya, fungsi representatifnya, fungsi legislatif yang dimiliki hingga kemampuan menganalisa perundang-undangan dan masalah yang berkembang harus dipelajari. Karena artis ini akan disertai konsekuensi penilaian publik yang lebih tajam oleh publik ini berimbang dengan tingkat popularitasnya yang signifikan," tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon