Hidayat Yakin Dirinya Tak Akan Jadi Presiden PKS
Jumat, 1 Februari 2013 | 13:42 WIB
Aturan internal PKS menyatakan, mantan pejabat presiden partai tak boleh dipilih kembali.
Jakarta - Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid, meyakini dirinya takkan menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai presiden partai tersebut.
Menurutnya, berdasarkan aturan internal partai, seorang mantan pejabat presiden partai tak bisa dipilih lagi untuk jabatan yang sama. Sementara Hidayat adalah Presiden PKS periode 2000-2004
"Di PKS, kalaupun presiden diganti, mantan-mantan presiden PKS tidak akan dicalonkan lagi," kata Hidayat di Jakarta, Jumat (1/2).
Karena itu, dia meyakini calon pengganti Luthfi adalah kader baru, sekaligus membuktikan bahwa kaderisasi PKS tak mati.
Kriteria lain calon presiden PKS, kata Hidayat, adalah seseorang yang duduk di Dewan Syuro partai serta harus memiliki rekam jejak baik memimpin organisasi.
"Nanti namanya akan diusulkan oleh seluruh anggota Majelis Syuro, dan akan diputuskan Ketua Majelis Syuro," ujarnya.
Ketua Majelis Syuro PKS adalah Hilmi Aminuddin. Nama presiden baru partai itu akan diumumkan siang ini.
Jakarta - Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid, meyakini dirinya takkan menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai presiden partai tersebut.
Menurutnya, berdasarkan aturan internal partai, seorang mantan pejabat presiden partai tak bisa dipilih lagi untuk jabatan yang sama. Sementara Hidayat adalah Presiden PKS periode 2000-2004
"Di PKS, kalaupun presiden diganti, mantan-mantan presiden PKS tidak akan dicalonkan lagi," kata Hidayat di Jakarta, Jumat (1/2).
Karena itu, dia meyakini calon pengganti Luthfi adalah kader baru, sekaligus membuktikan bahwa kaderisasi PKS tak mati.
Kriteria lain calon presiden PKS, kata Hidayat, adalah seseorang yang duduk di Dewan Syuro partai serta harus memiliki rekam jejak baik memimpin organisasi.
"Nanti namanya akan diusulkan oleh seluruh anggota Majelis Syuro, dan akan diputuskan Ketua Majelis Syuro," ujarnya.
Ketua Majelis Syuro PKS adalah Hilmi Aminuddin. Nama presiden baru partai itu akan diumumkan siang ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




