Geng Meksiko Perkosa Enam Turis Spanyol
Rabu, 6 Februari 2013 | 05:18 WIB
Di kawasan wisata pantai Acapulco yang terkenal.
Sekelompok pria bersenjata dengan tudung kepala menerobos masuk ke sebuah bungalow dekat kota Acapulco, Meksiko, dan memperkosa enam turis perempuan setelah mengikat para pria dengan kabel ponsel dan tali bikini, demikian dikatakan para pejabat setempat Selasa waktu di sana.
Satu perempuan lagi yang berada di bungalow itu lolos dari serangan yang terjadi Senin pagi di kawasan wisata pantai tersebut.
Para korban, warga negara Spanyol berusia 20an tahun, sekarang berada dalam perlindungan otoritas Meksiko, dan pejabat-pejabat terkait di Spanyol sudah diberitahu tentang hal itu.
Dalam sebuah jumpa pers, Walikota Acapulco Luis Walton mengecam serangan itu dan bersumpah untuk menangkap para pelakunya.
"Ini situasi yang sangat menyinggung perasaan. Kami akan mengerahkan kekuatan hukum sepenuhnya terhadap mereka yang bertanggung jawab," kata walikota.
Dia menyebut serangan itu sangat disesalkan, meminta maaf atas kejadian itu dan mengatakan hal itu bisa merusak citra Acapulco, yang pendapatannya banyak dihasilkan dari sektor pariwisata.
Jaksa negara Martha Elba Garzon mengatakan kantornya tidak akan mengungkap nama-nama korban atau hal lain terkait penyidikan yang sedang dilakukan, namun jaksa perempuan itu berjanji untuk memikul "tanggung jawab dalam memberikan keamanan pada para turis dan rakyat kami."
Acapulco, yang terletak di negara bagian Guerrero di sisi pantai Samudera Pasifik, umumnya dianggap sebagai wilayah yang aman meski kawasan sekitarnya banyak terjadi kejahatan.
Diperkirakan sekitar 107.000 orang Spanyol tinggal di Meksiko, namun sebagian besar menetap di ibukota negara.
Sekelompok pria bersenjata dengan tudung kepala menerobos masuk ke sebuah bungalow dekat kota Acapulco, Meksiko, dan memperkosa enam turis perempuan setelah mengikat para pria dengan kabel ponsel dan tali bikini, demikian dikatakan para pejabat setempat Selasa waktu di sana.
Satu perempuan lagi yang berada di bungalow itu lolos dari serangan yang terjadi Senin pagi di kawasan wisata pantai tersebut.
Para korban, warga negara Spanyol berusia 20an tahun, sekarang berada dalam perlindungan otoritas Meksiko, dan pejabat-pejabat terkait di Spanyol sudah diberitahu tentang hal itu.
Dalam sebuah jumpa pers, Walikota Acapulco Luis Walton mengecam serangan itu dan bersumpah untuk menangkap para pelakunya.
"Ini situasi yang sangat menyinggung perasaan. Kami akan mengerahkan kekuatan hukum sepenuhnya terhadap mereka yang bertanggung jawab," kata walikota.
Dia menyebut serangan itu sangat disesalkan, meminta maaf atas kejadian itu dan mengatakan hal itu bisa merusak citra Acapulco, yang pendapatannya banyak dihasilkan dari sektor pariwisata.
Jaksa negara Martha Elba Garzon mengatakan kantornya tidak akan mengungkap nama-nama korban atau hal lain terkait penyidikan yang sedang dilakukan, namun jaksa perempuan itu berjanji untuk memikul "tanggung jawab dalam memberikan keamanan pada para turis dan rakyat kami."
Acapulco, yang terletak di negara bagian Guerrero di sisi pantai Samudera Pasifik, umumnya dianggap sebagai wilayah yang aman meski kawasan sekitarnya banyak terjadi kejahatan.
Diperkirakan sekitar 107.000 orang Spanyol tinggal di Meksiko, namun sebagian besar menetap di ibukota negara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
INFOGRAFIK
ARTIKEL TERPOPULER
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




