12 Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Dikubur Bersama Botol Cairan Racun
Rabu, 5 April 2023 | 11:54 WIB
Semarang, Beritasatu.com – Sebanyak 12 korban dukun pengganda uang Banjarnegara bernama Slamet Tohari alias Mbah Slamet (45), dikubur bersama botol cairan racun.
Korban dukun pengganda uang Banjarnegara bernama Slamet, warga Dusun Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah ditemukan di tanah perkebunan yang dekat dengan rumah pelaku pada Senin (3/4/2023) dan Selasa (4/4/2023) kemarin.
Ke-12 korban dukun pengganda uang Banjarnegara sebagian besar laki-laki berusia 40 tahun hingga 50 tahun. Ada 3 korban perempuan berusia 25 tahun hingga 35 tahun. Mereka dikubur oleh pelaku ke dalam 7 liang lahat. Di dalam liang lahat itu, petugas juga menemukan botol berisi cairan racun yang digunakan untuk membunuh para korban.
"Tim DVI mengidentifikasi dari pengakuan pelaku dan hasil analisis bahwa ada 5 liang lahat yang berisi 2 jenazah, kemudian sisanya dikubur sendiri-sendiri. Masing-masing liang lahat didapati botol minuman," ungkap Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, pada Rabu (5/4/2023) di Semarang.
Kapolda juga menjelaskan, dari hasil mengungkapan secara medis oleh tim Disaster Victim Investigation (DVI), seluruh korban meninggal dunia dalam kondisi mati lemas. Petugas juga tidak menemukan unsur-unsur kekerasan.
"Kami juga telah membentuk tim DVI yang dipimpin Kabid Dokkes. Hasil pengungkapan secara medis, para korban ini mati lemas, dan tidak ada unsur kekerasan," terangnya.
Dalam kesempatan ini, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi menjelaskan, ke-12 korban itu merupakan warga Gunungkidul, Yogyakarta (DIY), Jakarta, Palembang (Sumatera Selatan), dan Sukabumi, Tasikmalaya (Jawa Barat).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




