Cara Dukun Banjarnegara Kelabuhi Korban, Kapolda: Dikasih Minuman, Jika Kuat Uang Digandakan
Rabu, 5 April 2023 | 13:34 WIB
Semarang, Beritasatu.com – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan, dukun pengganda uang Banjarnegara bernama Slamet Tohari alias Mbah Slamet (45), mengelabuhi para korbannya dengan memberi minuman yang telah dicampur dengan cairan racun jenis potasium.
Menurut Kapolda, jika para korban kuat dengan minuman tersebut, maka uang yang telah disetorkan ke Mbah Slamet, si dukun pengganda uang, maka akan digandakan.
Kapolda juga menerangkan, pelaku menipu para korbannya dengan iming-iming yang tidak masuk akal.
"Pelaku janji gandakan 50 juta menjadi 6 miliar. Kan lucu. Padahal dia (pelaku) tipu-tipu. Begitu ditagih pelaku gelap mata. Kemudian dia kepepet, (korban) diundang, diajak ke rumah, dikasih minum, janji kalau kuat, uang digandakan. Padahal setelah diminum, dia (korban) mati lemas, lalu dikubur," ungkap Ahmad Lutfhi, Rabu (5/4/2023).
Irjen Pol Ahmad Lutfhi juga menjelaskan, pelaku saat diinteogasi hanya mengakui telah membunuh 5 orang dengan TKP yang sama, yaitu di jalan setapak Dusun Balun, Banjarnegara. "Jadi mengaku 5, tetapi setelah bongkar ditemukan 9 mayat (kini total 12 mayat ditemukan)," tambahnya.
Dalam kesempatan ini, Kapolda Jawa Tengah juga menjelaskan, dari 12 korban yang diracun oleh Mbah Slamet, beberapa di antaranya merupakan pasangan kekasih.
Selain Sukabumi (Jawa Barat), korban-korban yang telah dibunuh Mbah Slamet itu merupakan warga Gunungkidul (DIY), Yogyakarta (DIY), Jakarta (DKI Jakarta), Palembang (Sumatera Selatan), dan Tasikmalaya (Jawa Barat).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




