Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Tewas setelah 15 Hari Berkenalan dengan Pelaku
Senin, 22 Mei 2023 | 22:22 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Putri Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan, ABK (16), tewas setelah 15 hari berkenalan dengan pelaku lewat media sosial.
Kepala Polrestabes Semarang, Komisaris Besar (Kombes) Pol Irwan Anwar kepada wartawan di Semarang, Senin (22/5/2023), menyatakan ABK berkenalan dengan pelaku Ahmad Nashir (22) pada 3 Mei 2023 melalui media sosial. Setelah berkenalan, mereka bertukar nomor WhatsApp dan berjanji untuk bertemu dua minggu kemudian.
Pada 18 Mei 2023 atau 15 hari setelah berkenalan, keduanya akhirnya bertemu. Korban dijemput Ahmad Nashir yang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan menggunakan sepeda motor. Korban dibawa ke indekos tersangka, yakni Kos Venus di Jalan Pawiyatan Luhur, Tinjomoyo, Banyumanik, Kota Semarang.
"Dari perkenalan lewat media sosial, kemudian berlanjut dengan pertemuan langsung. Korban dibawa ke indekos pelaku yang baru disewa sekitar dua minggu," katanya seperti dikutip dari Antara.
Meski Ahmad Nashir adalah warga Kota Semarang, dia juga memiliki indekos di Banyumanik, Kota Semarang. Tersangka baru menyewa indekos tersebut dua minggu sebelum kejadian. Ahmad Nashir adalah warga Penggaron Kidul, Kota Semarang. Dia tercatat sebagai mahasiswa fakultas ekonomi di sebuah perguruan tingga swasta di Semarang.
BACA JUGA
Kasus Pembunuhan Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan, Pelaku Sudah Siapkan Miras di Kamar Kos
Berdasarkan keterangan pelaku, lanjut Kombes Pol Irwan Anwar, korban ABK sempat mengonsumsi minuman beralkohol sebelum akhirnya diperkosa oleh pelaku. Berdasarkan pemeriksaan forensik diketahui adanya luka pada organ vital korban. Pemeriksaan forensik juga menunjukkan korban ABK meninggal dunia akibat gagal napas dan keracunan.
Atas perbuatannya, tersangka Ahmad Nashir dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




