Stafsus Presiden Hadirkan Pelatihan UMKM Digital di Papua
Selasa, 27 Februari 2024 | 15:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan dan Daerah Terluar Billy Mambrasar menghadirkan pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) digital di Provinsi Papua. Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara TikTok Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Yayasan Kitong Bisa (Kitong Bisa Foundation).
“Jadi waktu itu saya kedatangan TikTok di sayap timur (Sekretariat Negara). Ternyata, yang mengarahkan TikTok untuk menggerakkan program pelatihan digital adalah mas menteri langsung, Mas Sandiaga Uno. Saat kami brainstorming, bisa buat apa di Papua? Lantas Kaka Billy sampaikan, agar TikTok bisa berikan edukasi ke anak-anak muda Papua supaya kalau mereka pakai TikTok jangan hanya konsumsi konten, tetapi bisa produktif melalui platform TikTok ini, bisa dapat edukasi," ujar Billy dalam keterangannya, Selasa (27/2/2024).
Pelatihan keterampilan digital untuk UMKM di Provinsi Papua bertajuk 'TikTok Jalin Nusantara' di Papua Youth Creative Hub (PYCH), Jayapura, Papua selama 23-25 Februari 2024. Pelatihan ini menyaring 30 peserta terbaik dari ribuan pendaftar. Pelatihan akan dilanjutkan pada 1-3 Maret 2024 dan TikTok Jalin Nusantara menargetkan pemain UMKM dengan rentang usia 20-30 tahun yang berdomisili di Jayapura dan sekitarnya.
Selain Billy, acara pembukaan pelatihan yang digelar pada Jumat (23/02/2024) lalu, dihadiri juga oleh bagian Kebijakan Publik dan Pemerintahan TikTok Indonesia Rofi Uddarojat dan COO Yayasan Kitong Bisa, Donatus Klaudius Marut.
Billy mengapresiasi TikTok sebagai perusahaan over the top (OTT) yang turut mengambil bagian dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia, dalam hal ini khususnya SDM Papua. Apalagi, kata Billy, TikTok menggandeng Yayasan Kitong Bisa yang merupakan organisasi nirlaba dengan fokus pada pendidikan non-formal dan pembangunan manusia.
"Dari desain program yang TikTok sudah buat kira-kira beberapa bulan lalu, sekarang mereka akan mengajak mitra-mitra lokal dalam hal ini untuk Papua itu mereka mengajak Yayasan Kitong Bisa. Yayasan Kitong Bisa ini akan menjadi wadah untuk mereka melatih anak-anak Papua ini untuk bisa dapat berwirausaha menggunakan TikTok," tutur Billy.
BACA JUGA
Bertemu Duta Besar Australia, Kapolda Buka Peluang Polisi Papua Studi Banding ke Negeri Kangguru
Kebijakan Publik dan Pemerintahan Tiktok Indonesia Rofi Uddarojat mengatakan bahwa TikTok Indonesia menilai adanya urgensi mengenai keterampilan digital. Apalagi, kata Rofi, akses internet saat ini sudah cukup bagus sudah menjangkau wilayah-wilayah di Indonesia.
COO Yayasan Kitong Bisa, Donatus Klaudius Marut, mengatakan kegiatan TikTok Jalin Nusantara di Jayapura ini sudah disusun sedemikian rupa, sesuai kebutuhan teman-teman wirausaha di Jayapura dan sekitarnya. Donatus pun berharap kegiatan tersebut bisa mendorong pelaku UMKM di Papua maksimal dalam memanfaatkan digitalisasi yang lekat dengan anak muda kekinian.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




