ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Densus 88 Tangkap 7 Anggota Teroris Jaringan JI di Sulawesi Tengah

Kamis, 18 April 2024 | 09:46 WIB
A
SL
Penulis: Antara | Editor: LES
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan terduga teroris.
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan terduga teroris. (Antara/Muhammad Iqbal)

Jakarta, Beritasatu.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tujuh orang diduga terafiliasi sebagai anggota jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Benar (ada penangkapan)," kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar di Jakarta, Kamis (18/4/2024).

Saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Densus belum memberikan pernyataan resmi, dikarenakan untuk kepentingan penyidikan.

ADVERTISEMENT

Menurut Aswin, penyidik Densus 88 Antiteror Polri masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para tersangka. "Karena kepentingan penyelidikan dan penyidikan yang masih berlangsung. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif," kata Aswin.

Sebelumnya, Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho, pada Rabu (17/4/2024) membenarkan, Densus 88 menangkap tujuh orang yang diduga terafiliasi sebagai anggota JI, pada Selasa (16/4/2024).

"Dari informasi kami terima ketujuh orang tersebut empat di antaranya warga Kota Palu, dua orang warga Kabupaten Sigi, dan satu orang warga Kabupaten Poso," kata Agus.

Agus menjelaskan, empat warga Kota Palu diduga anggota JI berinisial AR, BS, GN, dan BK, kemudian dua warga Sigi berinisial MH dan HR, serta warga Poso berinisial SK.

Densus juga menggeledah dua rumah di Jalan Lagarutu, Kelurahan Talise Valangguni, Kota Palu. Dari penggeledahan tersebut, sejumlah barang bukti disita seperti laptop dan telepon genggam.

Setelah melakukan penggeledahan di Kota Palu, tim Densus 88 bersenjata lengkap dibantu tim Gegana Polda Sulteng menggeledah satu rumah warga di Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi. Langkah dilakukan kepolisian sebagai upaya penindakan paham radikalisme dan terorisme berkembang di Tanah Air.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon