Tsunami Akibat Gempa M 7,6 Terdeteksi di Kepulauan Talaud Sulut
Jumat, 10 Oktober 2025 | 11:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gelombang tsunami akibat gempa magnitudo 7,6 di perairan Mindanao, Filipina sudah terdeteksi sampai di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (10/10/2025) pagi.
Dalam informasi pemutakhiran data yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lewat laman resmi disebutkan tsunami telah terdeteksi di wilayah Beo, Talaud sekitar pukul 09.12 WIB dengan ketinggian 0,05 meter.
Kemudian di Desa Ganalo, Talud tsunami tiba sekitar pukul 09.09 setinggi 0,05 meter. Selanjutnya di Melonguane, ibu kota Kabupaten Talaud tsunami setinggi 0,11 meter terdeteksi pada pukul 09.06 WIB.
BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk lima wilayah di Sulut dan Papua setelah gempa magnitudo 7,6 melanda wilayah Mindanao atau sekitar 287 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulut pada pukul 08.43 WIB.
“Masyarakat di wilayah yang berada dekat pusat gempa diimbau untuk segera menjauhi pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya.
BMKG menyebutkan ini gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah, terutama di wilayah Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga pesisir Papua. Getaran dilaporkan membuat warga panik dan keluar rumah untuk mencari tempat aman.
Berikut estimimasi waktu tiba gelombang tsunami di lima wilayah tersebut:
1. Kepulauan Talaud, Sulut estimasi waktu tiba pukul 09.59 Wita.
2. Kota Bitung, Sulut estimasi waktu tiba pukul 10.49 Wita.
3. Minahasa bagian utara selatan, Sulut estimasi waktu tiba pukul 11.01 Wita.
4. Minahasa bagian selatan estimasi waktu tiba pukul 11.02 Wita.
5. Supiori, Papua estimasi waktu tiba pukul 12.26 WIT.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




