Toyota Ubah Strategi Pasar di Amerika
Jumat, 23 Januari 2015 | 05:07 WIB
San Fransisco - Seluruh diler Toyota di Amerika diminta lebih memperhatikan calon konsumen baru yaitu kaum perempuan, kelompok minoritas dan generasi muda. Hal tersebut dikatakan kepala operasi Toyota Amerika, Bob Carter.
Dalam ajang J.D. Power Automotive Summit di San Fransisco Kamis (22/1) waktu setempat, Carter mengatakan cara berbisnis diler harus berubah seiring dengan meningkatnya daya beli dan pengaruh kaum perempuan, warga Hispanic (keturunan Amerika Latin), warga Afro-Amerika dan generasi milenium.
"Pasar telah berubah lebih cepat dari yang dipahami industri dan banyak orang di industri ini. (Generasi milenium) mencakup 26 persen pasar industri ini sekarang, dan akan tumbuh menjadi 40 persen pada akhir dekade ini. Saya kira kami belum siap untuk itu," ujarnya.
Menurutnya, pada 1988 saja kaum wanita sudah menentukan keputusan pembelian mobil hingga 40 persen dari pasar yang ada, dan sekarang angka ini mencapai 80 persen.
Pada 2020 nanti, Carter juga memperkirakan daya beli warga kulit hitam Amerika akan mencapai US$ 1,3 triliun, sementara warga Hispanic US$ 1,7 triliun.
Toyota di AS diwakili tiga merk, yaitu nama itu sendiri, Lexus dan Scion.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




