Program Satu Dekade Toyota Eco Youth Dimulai dari Bandung
Selasa, 29 Maret 2016 | 17:35 WIB
Bandung – Toyota Indonesia yang terdiri atas PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (Tmmin) dan PT Toyota Astra Motor (TAM) menggelar "Kick-Off 1 Dekade Toyota Eco Youth" di Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/3).
Acara itu dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dan Direktur Korporasi dan Hubungan Eksternal Tmmin I Made Dana Tangkas.
Disebutkan, Bandung merupakan kota hunian pemenang Best of the Best Toyota Eco Youth (TEY) ke-9 pada 2015 lalu, yaitu SMAN 19 yang mengusung proyek "Babarengan Mengurangi Polusi dengan Berinteraksi".
"Kami sangat senang program Toyota Eco Youth dapat memasuki usia yang ke-10. Dalam setiap tahun pelaksanaannya, kami melihat antusiasme generasi muda Indonesia yang sangat tinggi untuk belajar mengenai kiat-kiat menanggulangi isu-isu terkait lingkungan hidup di sekitar kita," tutur Made dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, komitmen itu dibuktikan secara berkesinambungan lewat aktivitas-aktivitas yang menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan terdekat.
"Semoga, program Toyota Eco Youth ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia yang lebih luas dalam meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan," paparnya.
Program TEY pertama kali diselenggarakan tahun 2005 dengan jumlah peserta 10 SMA dan SMK dari kawasan Jakarta dan sekitarnya. Saat itu, tema utama yang diangkat adalah penanggulangan limbah sekolah.
Kemudian, jumlah dan asal daerah peserta diperluas secara bertahap sehingga pada akhir penyelenggaraan TEY ke-9, terhitung lebih dari 750 sekolah dari seluruh Indonesia yang ikut dengan lebih dari 2.340 proyek perbaikan lingkungan yang diajukan.
Selain itu, para peserta diminta untuk menularkan pengetahuan dan aktivitas mereka kepada lingkungan sekitar sehingga dampak dari TEY dapat dinikmati dalam ruang lingkup yang lebih luas.
Penilaian
Direktur PT Toyota-Astra Motor Darmawan Widjaja menyebutkan, program TEY dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik peserta yaitu generasi muda. Makanya, program itu dapat diterima dan mendapat sambutan positif tanpa mengurangi esensi terhadap kebutuhan perbaikan lingkungan di dalamnya.
"Program ini juga mampu mengakomodasi minat serta ide-ide kreatif dari generasi muda yang dituangkan dalam bentuk aktivitas peduli lingkungan yang inspiratif," ucap Darmawan.
Kriteria penilaian proposal dilihat dari orisinalitas dan inovasi ide yang disampaikan, keberlanjutan dari ide atau program yangsudah diimplementasikan, manfaat atau solusi ide itu bagi lingkungan sekitar serta keterlibatan masyarakat maupun pemerintah setempat dalam mengaplikasikan ide tersebut.
Ditambahkan, Tim Toyota Indonesia akan melakukan seleksi proposal dengan dibantu para juri profesional, sampai terpilih para pemenang di tiap kategorinya. Para pemenang akan memperoleh hadiah yang dapat digunakan untuk mewujudkan proposal mereka. Selain itu, tambahnya, pemenang Best of the Best dari kedua kategori juga akan memperoleh hadiah tambahan yaitu studi banding ke Negara Jepang.
Penilaian proposal melibatkan partisipasi dari pakar pendidikan yaitu Arief Rachman Hakim (Guru Besar Universitas Negeri Jakarta) dan Jatna Supriatna (Kepala Pusat Perubahan Iklim Universitas Indonesia). Toyota Indonesia juga mengajak Chaerany Putri (Praktisi Sosial Movement) serta Didi Kaspi Kasim (praktisi media) yang dapat memberikan penilaian dari segi penyebaran ide dengan memanfaatkan sosial media, sebagai media yang dekat dengan anak muda.
Penilaian akhir berupa presentasi/simulasi akan dilakukan secara terbuka di ruang publik sehingga memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk dapat mengakses atau memperlajari ide perbaikan yang diciptakan para peserta.
"Hal ini dilakukan untuk membangun efek domino yang lebih besar dan berkelanjutan," tuturnya.
Toyota Indonesia berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia sesuai dengan semangat Toyota Berbagi (Bersama Membangun Indonesia) melalui penyediaan produk dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, menjadi bagian dari perkembangan industri otomotif nasional, serta berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




