ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gol Dianulir 2 Kali dan Kartu Merah, Pelatih Mali U-17 Nilai Wasit Memihak

Senin, 13 November 2023 | 20:19 WIB
WP
R
Penulis: Wijayanti Putri | Editor: RZL
Spanyol vs Mali, Piala Dunia U-17 2023.
Spanyol vs Mali, Piala Dunia U-17 2023. (Istimewa/LOC WCU17/RKY)

Solo, Beritasatu.com - Pelatih tim nasional (timnas) Mali U-17, Soumaila Coulibaly menilai wasit yang memimpin pertandingan timnya lawan Spanyol dalam laga lanjutan babak penyisihan grup B Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (13/11/2023), cenderung memihak lawan.

“Saya pikir wasit agak memihak di babak pertama, tetapi itu bukan masalah,” ujarnya.

Meski kalah dan dirugikan oleh keputusan wasit Bryan Lopez, tetapi Soumaila Coulibaly mengatakan jika anak-anak asuhnya telah bermain dengan bagus dan akan mempertahankannya dalam pertandingan selanjutnya melawan Kanada pada Kamis (16/11/2023) mendatang.

ADVERTISEMENT

“Kami bermain di lapangan dengan baik. Saya senang dengan para pemain muda kami, karena mereka main dengan bagus,” kata dia.

Salah satu hal yang membuatnya menilai wasit lebih memihak Spanyol diantaranya adalah penggunaan teknologi video assistant referee (VAR) yang lebih banyak digunakan untuk La Roja, sedangkan Mali sama sekali tidak mendapatkannya.

“Hari ini kami tidak mendapatkan VAR, kemarin di laga melawan Uzbekistan kami dapat dua VAR tetapi hari ini tidak. Wasit lebih banyak berbicara untuk Spanyol,” ucapnya.  

Diketahui gol pertama yang dicetak pemain Mali, Ange Martial Tia di menit 31 dianulir wasit setelah melihat rekaman VAR. Gol tersebut dianulir lantaran dalam prosesnya pemain Mali melakukan pelanggaran terhadap pemain Spanyol, Juan Hernandez.

Selain itu, delapan menit berselang pemain Mali Mamadou Doumbia mendapatkan kartu merah sehingga harus keluar dari lapangan.

“Kami lebih dahulu unggul dua kali, tetapi wasit menganulirnya. Setelah itu, kami dapat red card (kartu merah), apa yang harus saya katakan,” kata dia.

Ditanya mengenai top skor mereka Mamadou Doumbia yang terkena kartu merah dalam laga kali ini, Pelatih Mali tersebut mengakui jika pemain bernomor punggung 17 itu merupakan pemain yang penting. Namun, di sisi lain Les Aigles memiliki 20 pemain lainnya yang juga bisa bermain dengan bagus.

“Kami punya 21 pemain, Mamadou memang pemain penting bagi kami, tetapi kami hanya harus bermain seperti tadi. Pertandingan hari ini sudah selesai kami harus fokus di pertandingan selanjutnya agar menang melawan Kanada dan mengambil tiga poin,” ujarnya.

Mali akan menghadapi Kanada dalam laga pamungkas grup B. Pertandingan digelar di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon