China Masters 2023: The Babies dan Pramudya/Yeremia Kalah, Wakil Indonesia Habis
Jumat, 24 November 2023 | 22:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia tak memiliki wakil lagi di China Masters setelah dua wakilnya yang tersisa tersingkir di perempat final, Jumat (24/11/2023).
Dua ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, terhenti di babak delapan besar setelah menyerah kepada lawan-lawan mereka.
The Babies, julukan Leo/Daniel, gagal melaju ke semifinal setelah dikalahkan pasangan nomor satu dunia, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Bermain di Shenzhen Bay Gymnasium, Shenzen, Tiongkok, pasangan berjulukan The Babies itu menyerah kepada Rankireddy/Shetty, 16-21, 14-21. Leo/Daniel menyerah dalam waktu 46 menit.
Ini menjadi pertemuan keempat ganda putra urutan 13 tersebut melawan Rankireddy/Shetty dan selalu kalah.
Sementara Pramudya/Yeremia menyerah kepada Chen Bo Yang/Liu Yi, dua gim langsung 19-21 dan 19-21. Pramudya/Yeremia gagal mengatasi ganda putra peringkat 31 itu setelah bermain 53 menit.
Hasil ini membuat skor pertemuan peringkat ke-13 ini dengan Chen/Liu menjadi imbang 1-1. Pramudya/Yeremia sebelumnya pernah menaklukkan Chen/Liu pada 16 besar Arctic Open 2023. Saat itu mereka menang 20-22, 22-20, dan 21-13.
Pramudya mengakui kesalahan sendiri yang banyak dilakukannya bersama Yeremia menjadi penyebab kekalahan melawan Chen/Liu.
“Tadi dari sisi permainan kami sudah bermain baik. Cuma masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami sudah all out dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Latihan dan persiapannya juga sudah baik. Semua itu jadi proses saja,” kata Pramudya.
Saat poin-poin krusial, mereka sebenarnya sudah bisa mengejar, tetapi kemudian tidak bisa bermain lebih tenang. Padahal pukulan lawan sebenarnya tidak berbahaya, tetapi karena panik mereka kerap melakukan kesalahan sendiri.
Yeremia mengungkapkan dia dan Pramudya sebenarnya bermain tidak ada beban. “Cuma karena berhadapan dengan pemain tuan rumah, lawan bisa bermain lebih lepas. Sementara kami malah susah menembusnya,” kata
Sebaliknya, bola tanggung dan sulit dari Pramudya/Yeremia pun, Chen/Liu masih bisa menjangkaunya. “Sebagai pemain rumah, mereka tampil penuh percaya diri sekali dan kami kesulitan juga untuk mematikannya,” ungkap pemain berusia 24 tahun ini.
Sementara bagi Leo/Daniel pertandingan di China Masters tahun ini menjadi pertemuan keempat mereka melawan Rankireddy/Shetty dan selalu kalah.
Daniel mengakui dalam pertandingan ini, Rankireddy/Shetty memang bermain lebih bagus. Mereka juga lebih unggul dalam bola satu-dua. Dia dan Leo sebenarnya sudah berusaha memberikan yang terbaik. Daniel mengatakan juga tidak puas karena tidak berhasil memetik kemenangan.
“Pada gim pertama kami bisa bermain lebih baik dibanding gim kedua. Gim pertama kami tidak banyak melakukan kesalahan sendiri. Sebaliknya di gim kedua, kami banyak melakukan kesalahan. Kami juga banyak membuang-buang poin untuk lawan,” ujar pemain kelahiran Jakarta ini.
Leo Rolly Carnando mengungkapkan kekalahan kali ini mereka karena gagal memanfaatkan celah yang ada pada pasangan India itu. “Alhamdulillah bisa bermain baik dan tidak cedera. Meski hasilnya kami belum bisa meraih kemenangan. Harus diakui, lawan bermain cukup bagus. Sebenarnya ada celah yang bisa dimanfaatkan, tetapi kami tidak bisa memanfaatkan kesempatan itu,” ujar Leo seusai pertandingan.
Setelah menang di gim pertama, kata Leo, lawan rupanya makin tambah percaya diri. Sedangkan Leo/Daniel malah makin tertekan di gim kedua. Ganda peringkat ke-13 ini juga masih banyak melakukan kesalahan sendiri.
“Semoga di tahun depan penampilan kami bisa lebih baik lagi. Hasilnya bisa lebih mantap lagi. Segala kekurangan semoga bisa diperbaiki,” imbuh Leo (22).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




