Pencinta Tenis Patungan Berangkatkan Timnas Indonesia ke Kazakhstan
Minggu, 5 Mei 2024 | 20:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ada yang cukup menarik dan miris dari dunia tenis Indonesia. Tim Nasional (Timnas) Tenis Junior Indonesia bersiap mengikuti babak final kualifikasi Asia Oseania Piala Billie Jean King dan Davis Cup Junior 2024 di Shymkent, Kazakhstan, 13-25 Mei 2024. Para pencinta tenis patungan dana untuk memberangkatkan mereka ke Kazakhstan.
Pencinta tenis nasional, Rildo Ananda Anwar, Djan Faridz, dan artis Raffi Ahmad pun akhirnya patungan mengumpulkan dana untuk membiayai keberangkatan Timnas Tenis Junior Indonesia untuk mengikuti dua kejuaraan internasional.
“Ini sumbangan figur-figur yang peduli kemajuan prestasi tenis Indonesia, yakni Djan Faridz, Reda Manthovani dan Raffi Ahmad. Jumlahnya total Rp 260 juta untuk tiket dan akomodasi serta uang saku pemain dan pelatih serta apparel pertandingan,” kata Ketua Umum PP Pelti periode 2017-2022 Rildo Ananda Anwar di Jakarta, Minggu (5/5/2024).
Bantuan diterima oleh mantan petenis nasional, Tintus Arianto Wibowo bersama timnas tenis junior Indonesia. Tim putri yang berlaga di Piala Billie Jean King Junior terdiri dari Mischka Sinclaire Goenadi, Ressjalina Nur Afifah, dan Naomi Gracelyn Tio.
Tim putra yang tampil di Piala Davis Junior adalah Joachim Mika Gunawan, Alfaradu Sumirat, dan Mouressi Muqorib.
“Selamat bertanding, selamat berjuang dan selalu banggalah menjadi bagian dari tim Merah Putih,” ucap Rildo.
Sebelum bertolak ke Shymkent, Kazakhstan, petenis putra dan putri terbaik Merah Putih kelompok umur 16 tahun itu berpamitan kepada Komunitas Peduli Tenis Indonesia di Jakarta.
"Terima kasih atas dukungannya sehingga akhirnya kami bisa berangkat ke Kazakhstan, membela Indonesia di ajang Piala Davis dan Billie Jean King Junior tahun ini," ungkap salah satu skuad timnas, Joachim Mika.
Rildo menceritakan awalnya salah satu petenis yang lolos seleksi di timnas tersebut menghubungi dirinya karena tak mampu membiayai secara mandiri keberangkatan ke ajang internasional itu.
"Kondisi ini cukup memprihatinkan ya karena mereka yang akan membela tim Merah Putih kok harus merogoh kocek sendiri," tutur Rildo mewakili Komunitas Peduli Tenis Indonesia dan pernah memimpin PP Pelti 2017-2022.
Dia pun tergerak mengumpulkan teman-temannya untuk menggalang dana keberangkatan dan terkumpullah Rp 260 juta dari Djan Faridz, Reda Manthovani, dan Raffi Ahmad.
Djan Faridz merupakan pengusaha yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantipres) dan Menteri Perumahan Rakyat 2011-2014. Sementara Reda Manthovani adalah Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen yang juga Chief de Mission Indonesia (CdM) di Paralimpiade Paris 2024 serta Raffi Ahmad adalah artis. Ketiganya penggila berat olahraga tenis.
"Intinya merasa sedih dan prihatin, bila petenis junior terhambat, tidak bisa berangkat mengikuti event penting seperti ini. Bagaimanapun, kita harus peduli perkembangan junior karena bakal jadi masa depan olahraga ini," tutur Raffi yang telah dua tahun ini menjadi bapak asuh Muhammad Rifqi Fitriadi, petenis putra terbaik Indonesia saat ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




