Antisipasi Bencana, Pemkab Nias Selatan Teken MoU dengan Basarnas
Kamis, 22 Mei 2025 | 08:29 WIB
Nias Selatan, Beritasatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Selatan resmi menjalin kerja sama dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Nias dalam upaya memperkuat sistem kesiapsiagaan dan penanganan bencana di wilayah kepulauan tersebut.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Nias Putu Arga Sujarwadi, bertempat di Taman Baloho Indah, Teluk Dalam, Rabu (21/5/2025).
Penandatanganan MoU dilakukan bertepatan dengan pembukaan pelatihan teknis potensi pencarian dan pertolongan orang di permukaan air yang berlangsung di lokasi yang sama.
Sinergi Lintas Sektor untuk Penanganan Krisis
Dalam sambutannya, Bupati Sokhiatulo Laia menyatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
“Penandatanganan MoU ini menandai komitmen bersama dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana. Kolaborasi ini akan meningkatkan kemampuan personel, mempercepat respons darurat, dan menyelamatkan lebih banyak nyawa dalam situasi krisis,” tegasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh perangkat daerah dalam mengimplementasikan kesepakatan tersebut.
Setelah MoU utama, dilakukan pula penandatanganan kerja sama lanjutan dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Nias Selatan.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pelatihan teknis SAR di berbagai kondisi darurat, koordinasi operasional dalam fase tanggap darurat, serta pemberdayaan sumber daya lokal termasuk potensi SAR komunitas.
Kolaborasi ini bertujuan membangun sistem pencarian dan pertolongan yang responsif dan terintegrasi di wilayah Nias Selatan yang memiliki risiko kebencanaan tinggi, terutama terkait cuaca ekstrem dan kondisi geografis kepulauan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Nias, Putu Arga Sujarwadi menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai model sinergi lintas sektor yang patut ditiru.
"Kerja sama lintas sektor antara Basarnas dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam membangun sistem pencarian dan pertolongan yang responsif dan terintegrasi yang ada di Kepulauan Nias," ucapnya.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga merupakan bagian dari pembinaan potensi SAR di daerah, terutama dalam pencarian dan pertolongan di permukaan air, sebuah tantangan utama di kawasan kepulauan.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Nias Selatan menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi bencana, sekaligus memastikan keselamatan warganya melalui penguatan kapasitas teknis dan sinergi kelembagaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




