ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lansia Lumpuh Dievakuasi dari Rumah Akibat Banjir 1,5 Meter di Cilegon

Minggu, 8 Maret 2026 | 16:17 WIB
AY
MA
Penulis: A Ferry Yuniar | Editor: MA
Seorang warga lanjut usia dievakuasi menggunakan perahu karet akibat banjir setinggi sekitar 1,5 meter di Perumahan Metro Cilegon, Banten, Minggu 8 Maret 2026.
Seorang warga lanjut usia dievakuasi menggunakan perahu karet akibat banjir setinggi sekitar 1,5 meter di Perumahan Metro Cilegon, Banten, Minggu 8 Maret 2026. (Beritasatu.com/A Ferry Yuniar)

Cilegon, Beritasatu.com — Seorang warga lanjut usia (lansia) yang mengalami kelumpuhan dievakuasi menggunakan perahu karet setelah kediamannya di Perumahan Metro Cilegon, Kota Cilegon, Banten, terendam banjir setinggi sekitar 1,5 meter, Minggu (8/3/2026).

Proses evakuasi berlangsung dramatis ketika petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon berusaha mengangkat lansia tersebut dari dalam rumah yang telah terendam air. Dengan bantuan keluarga korban, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi lansia tersebut ke atas perahu karet dan membawanya ke lokasi yang lebih aman.

Selain lansia tersebut, petugas BPBD juga mengevakuasi sejumlah warga lainnya, termasuk anak-anak dan dua orang ibu hamil yang rumahnya ikut terendam banjir. Anggota BPBD Kota Cilegon, Riki, mengatakan hingga Minggu siang sedikitnya 20 warga telah dievakuasi dari kawasan terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

“Kami sudah mengevakuasi seorang lansia, dua orang ibu hamil, serta sejumlah warga lainnya. Total ada sekitar 20 warga yang telah kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Riki.

Hingga siang hari, banjir di Kota Cilegon dilaporkan masih belum surut. Ratusan rumah warga di sejumlah wilayah masih terendam dengan ketinggian air yang bervariasi. Salah satu titik banjir terparah berada di Cluster Florida, Perumahan Metro Cilegon, dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter.

Tidak hanya merendam rumah, banjir juga menenggelamkan puluhan kendaraan milik warga. Bahkan, sebagian kendaraan dilaporkan terendam hingga mencapai bagian atap mobil.

Akibat kondisi tersebut, aktivitas warga di kawasan terdampak banjir terganggu. Meski puluhan warga telah mengungsi ke tempat yang lebih aman, sebagian warga lainnya memilih tetap bertahan di rumah untuk menjaga harta benda mereka.

Hingga Minggu siang, warga mengaku belum menerima bantuan dari Pemerintah Kota Cilegon. Banjir yang melanda sejumlah wilayah di empat kecamatan di Kota Cilegon ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu sore hingga Minggu pagi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Banjir di Cilegon Meluas, Warga mulai Mengungsi

Banjir di Cilegon Meluas, Warga mulai Mengungsi

BANTEN
Banjir di Cilegon Berangsur Surut, Kecamatan Jombang Masih Terendam

Banjir di Cilegon Berangsur Surut, Kecamatan Jombang Masih Terendam

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon