ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anggota DPR Ajak Masyarakat Aktif Awasi Tahapan Pemilu 2024

Selasa, 4 April 2023 | 15:35 WIB
YP
MF
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DIN
Proses rekapitulasi suara pemilu.
Proses rekapitulasi suara pemilu. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus mengajak semua masyarakat aktif mengawasi tahapan Pemilu Serentak 2024. Menurut Guspardi, pengawasan dan kontrol aktif masyarakat bisa meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia.

"Artinya kita harus sepakat bahwa pemilu itu harus dijaga dari perbuatan-perbuatan curang, manipulatif yang dapat mengundang terjadinya keterbelahan dimasyarakat dan mengindari 'hate speech' yang dapat memicu keadaan yang kontraproduktif," ujar Guspardi kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).

Guspardi mengatakan Pemilu serentak di Indonesia memang tidak mudah karena jumlah penduduk yang besar dengan sebaran tempat yang berbeda. Apalagi, kata dia, jenis variasi pemilu cukup banyak mulai dari pemilihan Presiden, DPR pusat hingga daerah, dan DPD RI.

ADVERTISEMENT

Karena itu, kata Guspardi, Pemilu Serentak 2024 perlu dipersiapkan secara matang dan tak bisa hanya dibebankan kepada institusi penyelenggara pemilu saja. "Dalam pengawasan pemilu, Bawaslu juga punya keterbatasan, baik dari regulasi maupun kewenangan. Pengawasan ini harus dibantu oleh para stakeholder lainnya," imbuh Politisi PAN ini.

Guspardi juga menegaskan perlunya harmonisasi dan sinergisitas antar lembaga penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP), sehingga bisa menciptakan soliditas yang tinggi. "Pemilu akan berhasil apabila seluruh lembaga penyelenggara pemilu bisa solid dan bersinergi. Kalau ketiga lembaga penyelenggara pemilu tidak solid, tidak bersinergi, maka bisa terpolarisasi sampai tingkat bawah. Ini tentu tidak kita inginkan," tegasnya.

Di samping itu, kata dia, peran serta dari masyarakat dalam mengawasi tahapan pemilu sangat penting dan teramat diperlukan. Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam Pemilu tidak hanya sekedar datang dan memilih, tetapi juga turut melakukan pengawasan atas potensi adanya kecurangan yang terjadi serta melaporkan kecurangan tersebut kepada Bawaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawasi proses Pemilu.

"Kemudian, peran partai politik sebagai peserta pemilu juga tak kalah penting dalam rangka memberikan Pendidikan politik kepada masyarakat luas. Semakin banyak pihak yang ikut terlibat mengawasi pemilu, maka hal-hal yang bisa menganggu dan merusak pemilu itu akan bisa dihindari," terang dia.

Lebih lanjut, Guspardi mengingat penyelenggara pemilu agar bekerja secara profesional dan memastikan semua tahapan bisa berjalan dengan baik. Apalagi, kata dia, 11 bulan ke depan, dinamika politik akan makin tinggi.

"Sekarang sudah tahap verifikasi coklit (pencocokan dan penelitian) DPT (daftar pemilih tetap). Bulan Mei ada pendaftaran bakal calon untuk DPR baik tingkat Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota. Mudah-mudahan dengan Kerjasama yang baik antar penyelenggara pemilu dan keterlibatan masyarakat dan semua stakeholder, diharapkan penyelenggaraan Pemilu 2024 bisa terselenggara lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya," pungkas Guspardi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon