Deretan Calon Anggota Legislatif Eks Terpidana Kasus Korupsi Pada Pemilu 2024
Selasa, 21 November 2023 | 15:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Beberapa eks terpidana yang sebelumnya terlibat dalam kasus korupsi telah mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) di Pemilu 2024.
Dilansir dari laman resmi Indonesia Corruption Watch, terdapat 49 nama eks terpidana kasus korupsi yang masuk ke daftar calon tetap (DCT) pada Pemilu 2024. Nama tersebut nantinya akan terdapat di surat suara untuk pemilihan caleg yang berasal dari beberapa partai politik
Jumlah itu terdiri dari 22 eks narapidana yang menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPRD tingkat provinsi/kabupaten/kota dan 27 eks narapidana yang menjadi caleg DPR tingkat pusat.
Berikut calon anggota legislatif mantan terpidana kasus korupsi dari berbagai daerah pemilihan (dapil) di Pemilu 2024.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
DPR
1. Susno Duadji, dapil Sumatera Selatan 2 nomor urut 2
Eks terpidana kasus korupsi dana pengamanan pemilu kepala daerah Jawa Barat tahun 2009 dengan vonis 3,5 tahun penjara pada 2011 dan bebas pada 2015.
2. Huzrin Hood, dapil Kepulauan Riau nomor urut 2
Eks terpidana kasus korupsi APBD Kepulauan Riau pada 2001-2002 senilai Rp 4,3 miliar. Divonis 2 tahun penjara pada 2003.
3. Rino Lande, dapil Jawa Timur 5 nomor urut 7
Eks terpidana kasus korupsi pengadaan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun anggaran 2011. Divonis 2 tahun penjara pada 2015 dan bebas pada 2017.
4. Yansen Akun Effendy , dapil Kalimantan Barat 2 nomor urut 1
Eks terpidana korupsi pengadaan tanah tempat pembuangan akhir (TPA) di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Divonis 1 tahun penjara pada 2012.
DPRD
1. Saparudin, DPRD dapil Kabupaten Belitung Timur 1 nomor urut 2
Divonis 1,3 tahun penjara terkait kasus korupsi.
2. Fakhrur Rizal, DPRD dapil Kabupaten Belitung Timur 2 nomor urut 1
Divonis 1,1 tahun penjara terkait kasus korupsi.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
DPR
1. Mochtar Mohamad, dapil Jawa Barat V nomor urut 3
Eks terpidana kasus suap di lingkungan pemerintah Kota Bekasi tahun 2010. Dihukum kurungan 6 tahun penjara pada Maret 2012 dan bebas pada Juni 2015.
2. Rokhmin Dahuri, dapil Jawa Barat VIII nomor urut 1
Eks terpidana kasus korupsi di lingkungan kementerian kelautan dan perikanan. Divonis 7 tahun penjara pada Juli 2007, dikurangi oleh MA lewat peninjauan kembali (PK) menjadi 4 tahun 6 bulan penjara. Bebas pada November 2009.
3. Al Amin N Nasution, dapil Jawa Tengah VII nomor urut
Eks terpidana kasus suap alih fungsi hutan lindung di Bintan, Kepulauan Riau. Divonis 8 tahun penjara pada Januari 2009.
4. Asep Ajidin, dapil Kalimantan Barat 2 nomor urut 4
Eks terpidana kasus korupsi perluasan kebun gambir di Nagari Sialang.
DPRD
1. Mad Muhizar DPRD dapil Kabupaten Pesisir Barat 3 nomor urut 2.
Partai Golongan Karya
DPR
1. Teuku Muhammad Nurlif, dapil Aceh I nomor urut 1
Eks terpidana kasus korupsi suap pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia (BI) pada 2004, Divonis 1 tahun 4 bulan penjara pada Juni 2011, tetapi bebas bersyarat pada Oktober 2011.
2. AM Nurdin Halid, dapil Sulawesi Selatan II nomor urut 1
Eks terpidana kasus Korupsi penggunaan dana Badan Urusan Logistik (bulog) tahun 2004. Divonis 2 tahun penjara pada September 2007 dan bebas pada November 2008.
3. Syahrasaddin, dapil Jambi nomor urut 6
Eks terpidana kasus korupsi dana Kwartir Daerah Pramuka Jambi periode 2011-2013. DivoniS 1 tahun penjara pada 2015.
4. Wendy Melfa, dapil Lampung I nomor urut 5
Eks terpidana kasus korupsi pengadaan tanah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sebalang Tarahan, Lampung Selatan. Divonis 4 tahun penjara pada 2013.
5. Iqbal Wibisono, dapil Jawa Tengah 1 nomor urut 2
Eks terpidana kasus korupsi dana bantuan sosial di Kabupaten Wonosobo pada 2008 dan divonis 1 tahun penjara pada 2015.
6. Bernard Sagrim, dapil; Papua Barat Daya nomor urut 2
Eks terpidana kasus Korupsi dana hibah pemekaran Kabupaten Maybrat tahun 2009. Divonis 1 tahun 3 bulan penjara pada Oktober 2014.
DPRD
1. Heri Baelanu, DPRD dapil Kabupaten Pandeglang 1, nomor urut 6.
2. Dede Widarso, DPRD dapil Kabupaten Pandeglang 5 nomor urut 4.
3. Eu K Lenta, DPRD dapil Kabupaten dapil Morowali Utara 1 nomor urut 9.
Partai Nasdem
DPR
1. Abdillah, dapil Sumatera Utara 1 nomor urut 5
Eks terpidana kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dan penyelewengan dana APBD. Divonis 5 tahun penjara, tetapi dipangkas jadi 4 tahun dan bebas pada 2010.
2. Eep Hidayat, dapil Jawa Barat IX nomor urut 1
Eks terpidana kasus korupsi biaya pungut pajak bumi dan bangunan(PBB) Kabupaten Subang tahun 2005-2008. Divonis 5 tahun penjara pada 2012 dan bebas pada 2016.
3. R. Dikdik Darmika, dapil Jawa Barat XI nomor urut 9
Eks terpidana kasus korupsi dana bantuan sosial Kabupaten Garut tahun 2007. Divonis 3 tahun penjara.
4. Sani Ariyanto, dapil Jawa Tengah VIII nomor urut 4
Eks terpidana kasus korupsi dana pengawasan Pilkada Kabupaten Cilacap 2012.
5. Rahudman Harahap, dapil Sumatera Utara nomor urut 4
Eks terpidana kasus korupsi dana tunjangan aparat desa Tapanuli Selatan. Divonis 4 tahun penjara pada 2017 dan bebas pada 2021.
DPRD
1. Yohanes Marinus Kota, DPRD dapil Kabupaten Ende 1 nomor urut 8.
2. Syaifullah, DPRD dapil Provinsi Kep Babel 1 nomor urut 7.
Partai Hanura
DPR
1. Sandi Suwardi Hasan, dapil Jawa Timur IV nomor urut 2
Eks terpidana kasus korupsi dana kegiatan bulan berkunjung ke Jember tahun 2012. Divonis 1 tahun penjara pada 2014 dan bebas pada 2015.
2. Wa Ode Nurhayati, dapil Sulawesi Tenggara nomor urut 1
Eks terpidana kasus pencucian uang dan suap dana penyesuaian daerah dan infrastruktur daerah. Divonis 6 tahun penjara pada 2012 dan bebas pada 2017.
DPRD
1. Welhelmus Tahalele, DPRD dapil Provinsi Maluku Utara 3 nomor urut 2.
2. Warsit, DPRD dapil Kabupaten Blora 3 nomor urut 1.
3. Joni Kornelius Tondok, DPRD dapil Kabupaten Toraja Utara 4 nomor urut 1.
4. Mukhaedy, DPRD dapil Kabupaten Belitung Timur 1 nomor urut 2.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




