ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Repnas: Program Minum Susu Upaya Cerdaskan Kehidupan Bangsa

Jumat, 1 Maret 2024 | 15:05 WIB
YP
JS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: JAS
Ketua Umum Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Prabowo-Gibran, Anggawira.
Ketua Umum Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Prabowo-Gibran, Anggawira. (Istimewa/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Prabowo-Gibran, Anggawira menegaskan program minum susu serempak di seluruh Indonesia dari pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat dari konstitusi. Menurut Anggawira, susu memiliki kandungan gizi tinggi sehingga bisa meningkatkan kemampuan akademik anak.

"Tingkat stunting diharapkan dapat turun karena kandungan gizi pada susu tentu akan baik bagi anak-anak sehingga berpotensi meningkatkan kemampuan akademik mereka," ujar Anggawira kepada wartawan, Jumat (1/3/2024).

Anggawira mengaku adanya kesenjangan informasi terkait program minum susu serempak ini. Pasalnya, masih banyak yang mempertanyakan teknis susu tersebut didistribusikan agar lebih tahan lama dan masih dalam keadaan steril ketika dikonsumsi oleh masyarakat. 

ADVERTISEMENT

"Jadi, bagi kami, hal ini sebagai sebuah kesenjangan informasi yang perlu dijelaskan pada masyarakat. Terutama mereka yang konsen dengan aspek hygiene dan sanitasi, tentu tak ingin ada kejadian luar biasa yang membahayakan anak-anak bangsa yang menjadi sasaran program," tandas Anggawira yang juga merupakan lulusan Fakultas Teknologi Pertanian IPB ini.

Menurut Anggawira, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi seperti itu karena sudah ada teknologi yang bisa memastikan susu bertahan lama dan steril ketika dikonsumsi oleh anak-anak. Teknologi tersebut adalah teknologi ultra high temperatur (UHT)-aseptic filling yang telah dikenal luas dalam proses produksi susu di dunia termasuk di Indonesia. 

"Teknik pemanasan cairan pada suhu tinggi ini dilakukan dalam rentang waktu singkat dengan maksud membunuh bakteri dan mikroorganisme lain tanpa merusak kandungan gizi pada susu bahkan tak mengubah rasa, warna, dan karakteristik susu itu sendiri," jelas Anggawira.

Untuk memastikan program minum susu gratis ini berjalan baik, kata Anggawira, Repnas sudah melakukan berbagai diskusi baik via zoom maupun diskusi secara offline. Termasuk, kata dia, Repnas baru-baru ini sudah mengundang praktisi pangan, Darmawan Rahardja menjadi narasumber.

"Ke depan, kami akan terus mengadakan pencerahan dan transfer-knowledge kepada masyarakat umum setelah berhasil melakukan diskusi soal hilirisasi (sabut) kelapa, susu dan hilirisasi tembakau. Ke depan, akan banyak topik-topik yang sifatnya mengedukasi demi mencerdaskan kehidupan bangsa," ungkap dia.

Dalam diskusi Repnas sebelumnya, Darmawan Rahardja membagikan pengalaman yang puluhan tahun mengembangkan industri susu di Tanah Air. Termasuk, pemahaman mengenai teknik sterilisasi susu ini sehingga masyarakat umum dapat ikut mengontrol kebijakan ini saat Prabowo-Gibran efektif mengambil alih kepemimpinan di Oktober nanti. 

Sementara Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran Muhammad Sirod mengatakan para pengusaha muda khususnya yang tergabung di Repnas perlu terlibat dalam program minum susu gratis. Karena itu, kata dia, para pengusaha muda juga perlu memahami teknis soal susu ini.

"Para pengusaha muda yang bergabung di Repnas perlu memahami teknis soal susu ini sehingga bisa ikut berkolaborasi dalam pekerjaan pemerintah di masa mendatang. Ini karena Indonesia terlalu kecil bila hanya diserahkan pada segelintir orang saja," pungkas Muhammad Sirod.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon