OSO: Polemik Kotak Suara Pemilu Pengalihan Isu
Selasa, 18 Desember 2018 | 10:31 WIB
Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menyebutkan, polemik kotak suara yang terbuat dari bahan karton kedap air atau dupleks merupakan pengalihan isu. Menurut OSO, pihak-pihak yang mempermasalahkan kotak suara itu bisa saja nantinya menjadikan kotak suara sebagai alasan kekalahan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
"Iya, ini bisa saja pengalihan isu. Nanti, kalau orang kalah, orang mikirnya karena kotak suara. Bisa terjadi begitu," ujar OSO di rumah Jusuf Kalla, Jakarta Selatan, Senin (17/12) malam. Dikatakan, kotak suara Pemilu 2019 sudah dibahas berulang-ulang dan melibatkan banyak pemangku kepentingan terkait pemilu, termasuk partai politik peserta Pemilu 2019.
Karena itu, ujar OSO, tidak bisa sepenuhnya menyalahkan KPU. "Kalau soal itu, jujur saja itu sudah dibahas bukan baru sekarang. Sudah dibahas berulang-ulang. Jadi, tidak bisa juga disalahkan KPU. Kenapa? Itu sudah merupakan satu keputusan yang diambil oleh KPU (dan disetujui DPR)," kata dia.
Namun, OSO berharap KPU tetap bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini penting agar KPU tidak dituding berlaku tidak netral dan bisa berdampak negatif, khususnya kepada petahana. "Tetapi, KPU sendiri harus melakukan langkah-langkah yang benar secara hukum," ujar dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




