Konsistensi Jokowi Tolak Penundaan Pemilu dan Jabatan Presiden 3 Periode
Selasa, 19 April 2022 | 17:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara konsisten menolak penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden, termasuk soal presiden tiga periode. Wacana ini memang menjadi polemik yang hangat dalam beberapa bulan terakhir. Sikap Jokowi penolakan yang disampaikan baik secara verbal sebagai Presiden maupun secara kebijakan sebagai lembaga eksekutif seharusnya membuat semua pihak tak perlu lagi hanyut pada isu ini.
Pada kenyataannya semua elemen bangsa mulai dari elite politik, pejabat pemerintahan, pengusaha hingga masyarakat sipil terlibat dalam polemik kedua wacana tersebut. Wacana ini diawali Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang mengusulkan Pemilu 2024 agar ditunda.

Grafis Sikap Jokowi terhadap Pemilu 2024
Usulan Cak Imin menjadi bola liar yang disambut pro dan kontra oleh para elite dan masyarakat. Muncul berbagai spekulasi, termasuk menuduh Jokowi menginginkan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan tiga periode. Jokowi, padahal sudah berkali-kali menegaskan mematuhi konstitusi.
Baca Juga: Puan: Hentikan Polemik Penundaan Pemilu
Berikut ini adalah rangkaian konsistensi Jokowi menolak penundaan pemilu dan presiden tiga periode:
- 14 September 2021
Presiden Jokowi memimpin rapat kabinet untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan lancar, aman dan tidak memboroskan anggaran, tidak terlalu lama jarak antara pemungutan suara dan hari pelantikan pejabat hasil Pemilu dan Pilkada 2024 dan tidak terlalu lama masa kampanya agar nanti suhu politik menjelang pembentukkan kabinet baru 2024-2029 tidak terlalu lama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




