ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Partai Demokrat Harapkan KIM Tetap Bersatu di Pilgub Jakarta, Jabar, dan Jateng

Senin, 15 Juli 2024 | 17:07 WIB
YP
MF
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DIN
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani.
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (./Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Demokrat mengharapkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) tetap bersatu di pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Jawa Tengah (Jateng). Pasalnya, ketiga daerah tersebut termasuk barometer politik nasional.

"Partai Demokrat terus memgikhtiarkan agar partai-partai yang tergabung Koalisi Indonesia Maju bisa selaras atau linear. Namun, kami menyadari konstelasi politik nasional dengan di daerah berbeda. Sekalipun kita mengikhtiarkan sungguh-sungguh untuk linear, kami juga menyadari tidak semua bisa linear," ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada Beritasatu.com, Senin (15/7/2024).

Kamhar mengaku KIM belum memutuskan secara final pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan maju di Jakarta, Jabar, dan Jateng. Hanya saja, dia memastikan Partai Demokrat akan tetap bersama KIM di tiga daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

"Untuk daerah-daerah tertentu yang menjadi etalase atau barometer politik Indonesia, seperti Jakarta, Jawa Barat, dan juga Jawa Tengah, ini memang masih dinamis karena belum diputuskan secara final di Koalisi Indonesia Maju. Tetapi partai Demokrat pada posisi yang akan memgikhtiarkan dengan sungguh-sungguh apa yang menjadi keputusan Koalisi Indonesia Maju, ini menjadi imperatif bagi kami untuk dijalankan," tandas Kamhar.

Kamhar mencontohkan, Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep masih dibahas dalam KIM apakah maju di Jakarta atau Jateng. Begitu juga dengan Waketum Partai Golkar Ridwan Kamil juga masih berpeluang maju di Jakarta dan Jabar.

"Ini masih dinamis, tetapi di balik itu, semua partai yang tergabung dalam KIM, mengikhtiarkan agar kader-kadernya termasuk partai Demokrat mendapatkan kesempatan menjadi calon pendamping atau calon wakil gubernur," ungkap dia.

Di pilgub Jakarta, kata Kamhar, Partai Demokrat mengajukan tiga nama, yakni Wasekjen Jansen Sitidoan, Ketua DPD Jakarta Mujiyono, dan anggota DPRD DKI Adi Kurnia Septiadi. Meskipun demikian, Partai Demokrat akan menghormati keputusan KIM untuk pilgub Jakarta, Jabar, dan Jateng.

"Kita tetap menjaga soliditas di Koalisi Indonesia Maju karena kami menyadari dinamika politik nasional dan daerah itu berbeda sehingga di pusat tidak terpengaruh oleh dinamika pilkada ini. KIM tetap solid," pungkas Kamhar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon