Diramaikan Bos PSIS Yoyok Sukawi, Ini Nama-nama yang Berpotensi Maju Pilwalkot Semarang 2024
Minggu, 28 Juli 2024 | 10:52 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau yang dikenal Yoyok Sukawi turut meramaikan bursa bakal calon wali kota pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2024. CEO klub sepak bola Liga 1 PSIS Semarang itu mendapatkan dukungan dari enam partai politik.
Sebagai ibu kota dari Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Semarang memang menjadi salah satu wilayah strategis dalam Pilkada 2024. Selain Yoyok, sebelumnya nama Bupati Kendal Dico Ganinduto juga telah mendaklarasikan diri untuk maju di Pilwalkot Semarang 2024.
Sementara itu, kandidat petahanan yang juga politisi PDIP Hevearita Gunaryanti Rahayu justru tengah dipusingkan dengan dugaan korupsi di Pemkot Semarang. Lantas bagaimana persaingan bursa bakal calon wali kota pada Pilwalkot Semarang 2024? Berikut pembahasannya.
1. Yoyok Sukawi
Enam partai politik (parpol), yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Nasdem mendeklarasikan dukungan kepada Alamsyah Satyanegara Sukawijaya atau Yoyok Sukawi untuk maju di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2024.
Bos klub sepak bola PSIS Semarang sekaligus politisi Partai Demokrat itu menjelaskan bahwa koalisi ini merupakan gabungan dari koalisi yang pernah mengusung ayah kandungnya, yakni Sukawi Sutarip dalam Pilwakot Semarang 2000-2010.
"Ini tadi sempat disampaikan juga bawa koalisi ini adalah koalisi reborn ya pada saat bertiga dulu ada PKB, PKS, PAN sekarang ditambah Nasdem dan Demokrat. Mudah-mudahan semangat ini bisa melahirkan kembali semangat yang lalu itu pada saat itu bapak bisa menang hampir 80 persen," imbuhnya.
Yoyok sendiri mengaku tetap menjalin komunikasi dari partai lain, termasuk Golkar yang disebut akan mengusung bupati Kendal, Dico Ganinduto.
"Saya masih berharap teman-teman yang ada di luar segera bergabung. Saya sudah komunikasi dengan semua partai baik yang di dalam koalisi maupun yang belum bergabung. Dengan Gerindra, Golkar, PSI, dengan PDIP sekalipun kita komunikasi baik," ucapnya.
2. Dico Ganinduto
Bupati Kendal Dico Ganinduto menjadi kandidat yang diusung oleh partainya, Golkar, untuk maju di Pilwalkot Semarang 2024. Sebelumnya, Dico sempat dikabarkan ingin diusung untuk Pilgub Jateng 2024, dipasangkan dengan selebritas Raffi Ahmad.
"Saat ini saya sudah 99 persen maju wali kota Semarang, 1 persen adalah takdir," kata Dico di Semarang, Rabu (24/7/2024).

Sejauh ini, dua partai telah menyatakan dukungannya untuk suami dari selebritas Chacha Frederica itu. Kedua partai itu, yakni Golkar dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dico juga telah mendapat dukungan dari wakil presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka. Hal itu setelah deklarasi relawan Gibran, Bolone Mase, yang sepakat mendukung Dico Ganinduto maju Pilwalkot Semarang 2024.
"Beberapa waktu lalu saya ketemu Mas Gibran. Ini adalah relawan yang pertama kali mendeklarasikan untuk mendukung saya. Ini merupakan semangat yang sangat baik. Kebanggaan bagi saya bahwa Bolone Mase mendukung saya," ujarnya.
3. Hevearita Gunaryanti Rahayu
Kandidat lainnya yang meramaikan bursa Pilwalkot Semarang 2024 ialah wali kota petahana Hevearita Gunaryanti Rahayu. Sosok yang akrab disapa Mbak Ita itu diusung oleh partainya, PDIP.

Walau begitu, kepastian Ita untuk maju di Pilwalkot Semarang 2024 justru diragukan, setelah dugaan korupsi di tubuh Pemkot Semarang. Sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di sejumlah instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Semarang sejak Rabu (17/7/2024).
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Supriyadi mengakui elektabilitas sang wali kota petahana terpengaruhi dengan penggeledahan KPK itu. Meski demikian, Supriyadi tetap mendukung langkah KPK dalam proses penyidikan dugaan korupsi di lingkup Pemkot Semarang.
"Jadi, kami hormati proses hukum dari KPK. Biar KPK bekerja menyelidiki. Ketika ada tindak pidana korupsi, biar itu risiko masing-masing. Kami tetap mendukung upaya dari KPK," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




