Merasa Tak Pantas, Ketua KPSN Tolak Duduk di Kursi VIP Piala Presiden
Sabtu, 2 Maret 2019 | 19:14 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Perhelatan Piala Presiden 2019 telah dibuka di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/3/2019) pukul 15.30 WIB. Seluruh pemangku kepentingan sepakbola turut hadir diantaranya Menpora Imam Nahrawi dan ketua Steering Comitee, Maruara Sirait.
Ada beberapa kejadian menarik dalam acara pembukaan. Salah satunya adalah penolakan Ketua Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN) Suhendra Hadikuntonountuk duduk di kursi Very Important Person (VIP). Pasalnya, ia merasa tak pantas duduk di kursi terhormat itu.
"Mohon maaf kepada PSSI.Tiada alasan lain, hanya merasa tak pantas saja karena belum berbuat apa-apa di PSSI," ungkap Suhendra Hadikuntono kepada wartawan di sekitar Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (2/3/2019).
KPSN merupakan salah satu inisiator dan motor penggerak perubahan sepakbola Indonesia yang turut berperan dalam pemberantasan match fixing yang berujung pada mundurnya Edy Rahmayadi dari jabatan Ketua Umum PSSI dan dibentuknya Satgas Antimafia Bola.
Sampai saat ini sudah ada 16 tersangka, termasuk pengurus PSSI yang terlibat dalam pengaturan skor.
Kejadian menarik lain dalam acara pembukaan adalah penonton menyoraki Sekjen PSSI Ratu Tisha dan Exco PSSI ketika kedua nama tersebut disebut oleh pembawa acara.
Laga pembuka Piala Presiden 2019 mempertemukan Persib Bandung versus PS Tira Persikabo berakhir untuk kemenanangan tim tamu 2-1.
Turnamen yang akan berlangsung hingga 12 April 2019 ini diikuti 20 tim yang akan memperebutkan trofi dan gelar juara Piala Presiden 2019. Sebanyak 18 tim berasal dari kompetisi Liga 1/2018 dan 2 tim dari kompetisi Liga 2/2018. Sebanyak 20 tim kemudian dibagi menjadi 5 grup di babak penyisihan.
Grup A terdiri dari Persib Bandung,Persebaya Surabaya, Perseru Serui, dan PS Tira Persikabo. Grup B terdiri dari Bhayangkara FC, Semen Padang, Bali United dan Mitra Kukar. Grup C dihuni PSIS Semarang, Persipura, Kalteng Putra, dan PSM Makassar. Grup D ditempati PSS Sleman, Madura United, Persija Jakarta, dan Borneo FC. Lalu ada Arema FC, Barito Putera, Persita, dan Persela yang masuk Grup E.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




