Benzema dan Hazard Jadi Andalan Zidane di Lini Depan

Benzema dan Hazard Jadi Andalan Zidane di Lini Depan
Eden Hazard. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Selasa, 9 Juni 2020 | 09:04 WIB

Madrid, Beritasatu.com - Enam hari menjelang laga melawan Eibar dalam lanjutan La Liga Spanyol, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sudah memiliki tim utama dan skema yang akan dipakai pada laga-laga sisa musim 2019-2020 ini.

Skema yang digunakan Zidane adalah formasi idamannya 4-3-3 dengan Karim Benzema dan Eden Hazard sebagai pilihan tetap di lini depan. Posisi Benzema tidak bisa tergantikan karena sumbangan golnya sepanjang musim ini sangat signifikan dibanding pemain-pemain lain.

Adapun Hazard, badai cedera yang melanda cukup mengganggu penampilannya pada musim pertamanya sejak dibeli dari Chelsea musim panas 2019. Untunglah pandemi virus corona yang membuat La Liga dihentikan sementara membuatnya bisa beraksi kembali. Padahal, akibat cedera engkel, ia sudah divonis tidak bisa menyelesaikan musim ini.

Sejak bergabung di Santiago Bernabeu, dua kali ia bolak balik ke ruang perawatan. Ia menderita cedera engkel saat melawan Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions pada November 2019 silam. Lalu pada Februari, ia dinyatakan pulih tetapi hanya bermain pada dua laga sebelum masuk ruang perawatan lagi. Ia harus terbang ke Dallas untuk menjalani operasi engkel.

Sejak itu, sudah diperkirakan bahwa musim Hazard sudah selesai. Demikian juga partisipasinya di Piala Eropa 2020 bersama Timnas Bbelgia. Untunglah, proses pemulihannya hanya berlangsung dua bulan. Ia juga "terselamatkan" oleh pandemi virus corona. Pandemi ini juga memaksa Piala Eropa diundur ke tahun depan.

Sekarang, ia dinyatakan pulih 100% dan sudah memperlihatkan kehebatannya dalam sesi-sesi latihan Real Madrid. Dalam salah satu video yang disiarkan Marca.com, diperlihatkan Hazard bisa melewati tiga bek Madrid sebelum menaklukkan Thibaut Courtois di bawah mistar gawang. Aksi lainnya, ia mengirim umpan dengan tumit kepada Vinicius Junior saat ia dikepung tiga pemain.

Aksi-aksi inilah yang membuatnya sangat diperhitungkan Zinedine Zidane. Ia pun dinyatakan siap membantu Madrid bersaing dengan Barcelona dalam memburu gelar juara La Liga musim 2019-2020 ini.

Zidane akan menempatkan Hazard dalam posisi idamannya yaitu di sisi kiri dalam formasi tiga penyerang. Satu tempat lagi dalam formasi tiga penyerang ini diperebutkan antar Marco Asensio dan Gareth Bale.

Asensio yang belum pernah bermain sepanjang musim ini sudah dinyatakan pulih dari cedera yang dideritanya sejak Juli 2019. Meski demikian, kondisinya tetap dipantau dengan sangat ketat agar pengalaman buruk tahun lalu itu tidak terulangi.

Bila Asensio belum siap, maka satu posisi di lini depan Madrid menjadi milik Bale. Hanya saja, pemain internasional Wales ini absen pada laga pemanasan pada Sabtu lalu karena cedera otot. Selain itu, pemain itu sedang berada pada hari-hari terakhir kontraknya di Madrid. Meski demikian, Zidane tetap memperhitungkannya selama laga sisa musim ini.

Bila Bale tidak bisa dimainkan, Zidane masih punya Vinicius Junior. Hanya saja, pemain muda asal Brasil ini harus bekerja keras karena akan ditempatkan di posisi penyerang kanan. Padahal, ia lebih suka menempati posisi penyerang kiri yang sudah menjadi milik Hazard.

Bila yang dibutuhkan adalah penyerang kanan, maka pemain yang pas untuk itu adalah kompatriotnya, sesama pemain muda Brasil, Rodrygo Goes. Ia dinilai lebih baik dibanding Vinicius di posisi yang sama. Selain itu, untuk posisi itu masih ada juga Vasquez.

Sementara di sektor tengah, posisi yang tidak tergantikan adalah Casemiro dan Vederico Valverde. Satu posisi lain diperebutkan antara Toni Kroos dan Luka Modric. Adapun posisi bek tengah sudah menjadi milik Sergio Ramos dan Rapahel Varane dan bek kanan ditempati Dani Carvajal. Hanya bek kiri yang masih diperebutkan antara Marcelo dan pemain muda Ferland Mendy. Sementara di bawah mistar gawang sudah pasti menjadi milik Courtois.



Sumber: Suara Pembaruan