Hari Pertama WFA, KRL Jabodetabek Masih Dipadati 323.455 Penumpang
Senin, 16 Maret 2026 | 15:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Hari pertama berlakunya kebijakan work from anywhere (WFA) bagi pekerja termasuk aparatur sipil negara (ASN) di Jabodetabek, Senin (16/3/2026) tak membuat kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek sepi pengguna.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan hingga Senin (16/3/2026) pagi, sejumlah stasiun utama KRL di Jabodetabek masih dipadati penumpang.
“Hingga pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 323.455 pengguna telah menggunakan layanan Commuter Line Jabodetabek,” ujar Karina dalam keterangan resminya, dikutip Senin (16/3/2026).
Meski demikian, jumlah tersebut turun sekitar 29% dibandingkan hari kerja normal sebelum kebijakan WFA. Karina menjelaskan penurunan ini dipengaruhi kebijakan pemerintah yang memungkinkan ASN bekerja dari lokasi mana pun menjelang libur panjang Lebaran.
“Penurunan ini sedikit banyak dipengaruhi oleh kebijakan WFA menjelang libur Lebaran, sehingga sebagian masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan mudik atau tidak melakukan aktivitas bekerja seperti biasanya,” jelasnya.
Kepadatan penumpang KRL ini berbanding lurus dengan kepadatan sejumlah stasiun penyangga. Berdasarkan data, hingga pukul 10.00 WIB, stasiun dengan jumlah pengguna terbanyak didominasi stasiun penyangga Jakarta:
- Stasiun Bogor: lebih dari 22.000 pengguna.
- Stasiun Citayam: 18.385 pengguna.
- Stasiun Bekasi: 18.143 pengguna.
- Stasiun Tangerang: 10.175 pengguna.
- Stasiun Sudimara: 10.282 pengguna
Tingginya angka keberangkatan menunjukkan mobilitas masyarakat di kawasan penyangga ibu kota masih cukup aktif, meski sebagian pekerja sudah memanfaatkan fleksibilitas kerja melalui WFA.
Mobilitas Selama Ramadan
Selama 25 hari Ramadan, terhitung sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026, total pengguna KRL Jabodetabek tercatat mencapai 24.222.911 orang. Angka ini menunjukkan KRL tetap menjadi salah satu pilihan moda transportasi utama masyarakat Jabodetabek.
Selain layanan KRL reguler, KAI Commuter juga mencatat kepadatan jumlah pengguna Commuter Line lainnya yakni Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta menembus 162.393 orang dan Commuter Line Merak sebanyak 252.501 orang
Titik Transit Terpadat
Beberapa stasiun transit utama juga mencatat volume tinggi selama Ramadan:
- Stasiun Manggarai: Rata-rata 150.000 penumpang per hari
- Stasiun Tanah Abang: rata-rata 136.000 penumpang per hari
- Stasiun Duri: sekitar 80.000 penumpang per hari
Besarnya volume penumpang di stasiun-stasiun tersebut menunjukkan peran penting simpul transit dalam mendukung konektivitas antarjalur KRL di Jabodetabek. Meski demikian, PT KAI Commuter memastikan layanan tetap berjalan optimal menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




