Dow Jones Turun Setelah Inflasi AS Lebih Tinggi dari Perkiraan
Rabu, 15 Februari 2023 | 06:25 WIB
New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street bervariasi pada Selasa (14/2/2023) setelah laporan indeks harga konsumen (IHK) Januari secara tahunan 6,4%, lebih tinggi dari perkiraan. Sementara Dow Jones anjok setelah sempat menguat di awal sesi
Dow Jones Industrial Average melemah 156,66 poin, atau 0,46%, menjadi 34.089,27, S&P 500 turun 0,03% menjadi 4.136,13, dan Komposit Nasdaq naik 0,57% pada 11.960,15, didorong saham teknologi. Tesla dan Nvidia masing-masing naik 7,51% dan 5,43%.
Imbal hasil Treasury atau obligasi pemerintah AS 6 bulan naik dan ditutup pada 5,022%, untuk pertama kalinya di atas 5% sejak Juli 2007.
Pengumuman inflasi yang sangat tinggi membuat saham turun. Indeks harga konsumen naik 0,5% untuk bulan Januari atau mencatat kenaikan tahunan 6,4%. Data itu sedikit lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang memproyeksi barang dan jasa naik 0,4% pada Januari dan 6,2% secara tahunan, menurut survei Dow Jones.
"Meskipun tidak ada kejutan besar dalam pengumuan IHK, ini adalah pengingat bahwa inflasi telah mencapai puncaknya, mungkin perlu beberapa saat sebelum moderat ke tingkat normal," kata Kepala Portofolio Morgan Stanley Global Investment. Mike Loewengart, dikutip CNBC International.
"Pertanyaannya apakah inflasi akan turun ke level target Fed dengan pasar tenaga kerja seketat saat ini," tambahnya.
Di luar data IHK, investor juga akan mengamati pendapatan perusahaan seperti Kraft Heinz, Boston Beer, dan DoorDash yang dijadwalkan melaporkan minggu ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




