ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Core: Bansos Pangan Jaga Daya Beli Masyarakat di Ramadan

Selasa, 7 Maret 2023 | 21:46 WIB
AK
FH
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FER
Ilustrasi bahan pokok atau sembako. 
Ilustrasi bahan pokok atau sembako.  (B Universe Photo/Panji Satrio)

Jakarta, Beritasatu.com - Center of Reform on Economics (Core) Indonesia menyarankan pemerintah untuk menyiapkan data yang memadai dalam penyaluran  bansos pangan.

Peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan keberhasilan pelaksanaan pemberian bansos pangan akan bergantung dari cakupan penerima. Pemerintah dapat dapat merujuk kepada data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dilakukan pemerintah beberapa tahun lalu ketika pandemi.

"Sebenarnya kelompok menengah di Indonesia juga mendapatkan BST tersebut. Sehingga saya pikir program BST tersebut bisa menjadi salah satu acuan kalau seandainya pemerintah juga ingin menyalurkan bantuan sosial pangan ke kelompok menengah," ucap Yusuf, di Jakarta, Selasa (7/3/2023).

ADVERTISEMENT

Rencananya, pemerintah akan memberikan bansos pangan dalam bentuk beras, telur, dan ayam selama tiga bulan ke depan. Adapun pemberian bansos pangan akan berlangsung pada Maret, April, dan Mei 2023.

Pemerintah memberikan bansos pangan sebagai upaya untuk mengantisipasi kenaikan inflasi di bulan Ramadan. Penerima bansos merupakan warga yang terdaftar sebagai peserta Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Menurut Yusuf, bila melihat secara musiman maka pada periode tahun 2023 ini kenaikan harga terutama untuk bahan pangan menjadi hal yang tidak terhindarkan.

"Bahkan, sebelum Ramadan tahun ini komoditas pangan seperti beras itu sudah mengalami kenaikan dari bulan Februari. Oleh karena itu pemerintah harus memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan strategis. Khususnya di periode sebelum Ramadan dan setelah Ramadan. Inilah periode dimana permintaan terhadap barang pangan mengalami kenaikan," tegasnya.

Yusuf menambahkan, pemerintah juga harus menjaga alur distribusi barang pangan strategis. Pasalnya, ada beberapa komoditas pangan strategis termasuk komoditas beras yang memiliki rantai pasok panjang.

"Mulai dari produksi distribusi hingga mencapai ke konsumen akhir. Rantai pasok inilah yang menurut saya perlu dijaga agar tidak terganggu terutama di periode bulan Ramadan nanti," tandas Yusuf.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bansos PKH-Sembako April 2026 Cair Cepat, Ini Jadwal dan Cara Ceknya

Bansos PKH-Sembako April 2026 Cair Cepat, Ini Jadwal dan Cara Ceknya

EKONOMI
Daftar Bansos Kemensos yang Cair April 2026, Simak Cara Ceknya

Daftar Bansos Kemensos yang Cair April 2026, Simak Cara Ceknya

EKONOMI
Bansos Beras dan Minyak Goreng Cair November 2025, Begini Cara Ceknya

Bansos Beras dan Minyak Goreng Cair November 2025, Begini Cara Ceknya

EKONOMI
Bansos Pangan Ditambah Minyak Goreng, Anggaran Rp 500 M Disiapkan

Bansos Pangan Ditambah Minyak Goreng, Anggaran Rp 500 M Disiapkan

NASIONAL
Masih Main Judol? Maaf Anda Enggak Lagi Dapat Bantuan Pangan

Masih Main Judol? Maaf Anda Enggak Lagi Dapat Bantuan Pangan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon