Dalam Sepekan, Wall Street Catat Perkembangan Positif
Sabtu, 15 April 2023 | 09:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dow Jones Industrial Average ditutup melemah pada perdagangan di Wall Street, Jumat (14/4/202), tetapi masih mampu membukukan minggu yang positif. Laporan penjualan ritel yang lemah merusak antusiasme pasar akan kinerja emiten-emiten yang lebih baik dari perkiraan.
Dow Jones turun 143,22 poin atau sekitar 0,42% menjadi 33.886,47. S&P 500 turun 0,21% menjadi 4.137,64. Sementara itu, Nasdaq Composite turun 0,35% menjadi 12.123,47.
Dow membukukan minggu positif keempat berturut-turut, naik 1,2%. S&P 500 dan Nasdaq meraih minggu positif keempat dalam lima minggu. Indeks S&P 500 naik 0,79% untuk minggu ini, sementara Nasdaq naik sebesar 0,29%.
Penjualan ritel di bulan Maret menunjukkan belanja konsumen turun dua kali lipat dari yang diharapkan. Penjualan ritel turun 1% bulan lalu, lebih dari penurunan 0,5% yang diharapkan oleh para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones, sebagian karena konsumen mengirit pembelian BBM.
JPMorgan Chase melaporkan rekor pendapatan yang mengalahkan ekspektasi analis, dengan saham naik lebih dari 7%. Wells Fargo sempat naik sebanyak 2,1% setelah bank melaporkan keuntungan yang meningkat, sebelum ditutup datar. Ini adalah laporan pendapatan perbankan pertama sejak runtuhnya Silicon Valley Bank dan Signature Bank bulan lalu.
Di tempat lain, UnitedHealth turun 2,7%. UnitedHealth menggenjot investasi untuk obat diabetes baru dan obat penurun berat badan dari Novo Nordisk dan Eli Lilly.
Sedangkan Boeing ditutup lebih rendah lebih dari 5%. Pada hari Kamis, pembuat pesawat memperingatkan penundaan pengiriman untuk beberapa pesawat 737 Max miliknya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




