VKTR Teknologi Bidik Pertumbuhan Penjualan Double Digit
Senin, 29 Mei 2023 | 18:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) atau Vektor menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba double digit tahun ini dibandingkan 2022.
Sebagai gambaran, anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ini mencatatkan penjualan bersih Rp 1,07 triliun tahun lalu yang naik 57,71% dibandingkan 2021, serta laba Rp 79,28 miliar yang tumbuh 127,6% (yoy).
"InsyaAllah doakan ya. Sejauh ini kami melihat (kondisi pasar) hari ini tidak beda, going to growth, hopefully lebih baik. Sebetulnya perjalanannya panjang kalau melompat, kami juga perlu antisipasi. Tapi tahun ini linier lah (dengan pertumbuhan tahun lalu)," papar Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono, usai Media Gathering VKTR di Jakarta, Senin (29/5/2023).
Chief Financial Officer (CFO) VKTR Amri Aswono Putro menjelaskan, pertumbuhan penjualan yang besar pada 2022 disebabkan basis angka 2021 yang kecil akibat pandemi.
Dia mengungkapkan, TransJakarta yang saat ini menjadi pembeli bus listrik perseroan, setidaknya butuh 10.000 unit bus pada 2030.
"Kemudian annual sales bus ini setiap tahun sekitar 55.000 unit, truk 110.000 unit. Katakanlah 5% aja harus mulai ganti ke electric vehicle maka yang ada, di luar TransJakarta 1.000 bus dan sekitar 2.000 truk per tahun akan diperlukan," sambung Amri.
Di lain pihak, Komisaris Utama Vektor Anindya Bakrie menjelaskan bahwa perseroan membidik sektor pertambangan, perkebunan, hingga logistik untuk penjualan truk listrik. Dengan sejumlah lini bisnis yang tersedia di Grup Bakrie, Vektor berencana menggandeng sejumlah perusahaan dalam satu grup untuk menjadi pembeli produk kendaraan listriknya.
"Bakrie ada pertambangan cukup besar, baik di KPC (Kaltim Prima Coal), Arutmin, maupun Bakrie Sumatra Plantation. Kami sudah menjajaki supaya mereka bisa lebih green. Karena bagaimanapun kalau bisa dapat karbon kredit kan lumayan. Apalagi buat perusahaan tambang maupun perkebunan," papar Anindya.
Dia mengaku, penjualan truk listrik ke perusahaan-perusahaan itu sudah mencapai kesepakatan namun perseroan belum bisa menginformasikan nilai pembeliannya.
Bila sampai 2040 sudah tidak ada permintaan bus dan truk non-EV, ia memastikan pada tahun tersebut potensi pasar Vektor menjadi 100% dari penjualan bus dan truk listrik di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Skuad Timnas AS pada Piala Dunia 2026 Akan Diumumkan 26 Mei





