ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Menguat Setelah DPR AS Luluskan RUU Batas Utang

Jumat, 2 Juni 2023 | 07:45 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Ilustrasi bursa saham.
Ilustrasi bursa saham. (AFP/Spencer Platt)

New York, Beritasatu.com- Wall Street mengalami kenaikan pada hari Kamis (1/6/2023) setelah Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) berhasil meloloskan RUU batas utang dalam langkah penting untuk menghindari risiko kegagalan pembayaran yang akan jatuh tempo pada 5 Juni 2023. Langkah selanjutnya adalah mendapatkan persetujuan Senat.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 153,3 poin, atau 0,47%, ditutup pada 33.061,57. Indeks S&P 500 menguat sebesar 0,99% menjadi 4.221,02, sementara Indeks Nasdaq Composite bertambah sebesar 1,28% menjadi 13.100,98. S&P 500 dan Nasdaq keduanya ditutup pada level tertinggi mereka sejak Agustus 2022.

Undang-Undang Tanggung Jawab Fiskal berhasil disahkan dengan dukungan bipartisan melalui voting 314-117 pada Rabu malam. Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer, dari Partai Demokrat, menyatakan bahwa Senat akan tetap melakukan sidang hingga RUU tersebut dikirimkan ke meja Presiden Biden.

ADVERTISEMENT

Selain pertempuran batas utang, para investor juga melihat ke depan ke pertemuan kebijakan Federal Reserve yang akan berlangsung pada 13-14 Juni sebagai pemicu potensial lainnya. Presiden Philadelphia Fed, Patrick Harker, menyatakan pada hari Kamis bahwa ia berpikir bank sentral tersebut hampir mencapai titik di mana mereka dapat menghentikan kenaikan suku bunga. Namun, ia juga mengatakan sebelumnya bahwa laporan gaji yang akan dirilis pada hari Jumat dapat mempengaruhi cara ia akan memberikan suara pada pertemuan mendatang.

Data dari ADP menunjukkan pertumbuhan upah swasta lebih tinggi dari yang diperkirakan oleh para ekonom pada bulan Mei, sementara jumlah klaim pengangguran yang diajukan pada pekan lalu lebih rendah dari perkiraan ekonom. Pasar tenaga kerja telah menjadi indikator yang sangat diperhatikan the Fed dalam menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan mereka bulan ini.

Indeks Nasdaq naik hampir 1% sepanjang minggu ini, menjadikan indeks yang didominasi teknologi ini pada tren kemenangan selama enam minggu berturut-turut - sesuatu yang belum terjadi sejak Januari 2020. Indeks S&P 500 berada pada jalur kenaikan sekitar 0,4%, sementara Indeks Dow diperkirakan akan mengalami penurunan sebesar 0,1% sepanjang minggu ini.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

Wall Street Cetak Rekor Baru, Saham AI dan Cip Jadi Penggerak

EKONOMI
IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

IHSG Hari Ini 8 Mei 2026 Dibuka Melemah ke Level 7.146,4

EKONOMI
Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

Wall Street Melemah di Tengah Fluktuasi Harga Minyak

EKONOMI
S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

EKONOMI
Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

Wall Street Melesat, S&P 500 Tembus ATH Baru di Atas Level 7.200

EKONOMI
Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

Wall Street Melemah Tertekan Harga Minyak dan Suku Bunga The Fed

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon