ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tidak Terpengaruh Kasus BTS, Satelit Satria 1 Akan Meluncur 17 Juni 2023

Senin, 5 Juni 2023 | 20:14 WIB
A
H
Penulis: Antara | Editor: HE
Plt Menteri Komunikasi dan Informatika Mahfud MD bersama jajaran eselon I Kemenkominfo saat melakukan jumpa pers seusai melantik 4 pejabat eselon I di Jakarta, Selasa, 23 Mei 2023.
Plt Menteri Komunikasi dan Informatika Mahfud MD bersama jajaran eselon I Kemenkominfo saat melakukan jumpa pers seusai melantik 4 pejabat eselon I di Jakarta, Selasa, 23 Mei 2023. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana tugas (Plt) Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Mahfud MD menyampaikan rencana peluncuran Satelit Indonesia Raya (Satria 1) yang akan berlangsung pada 17 Juni 2023. Menurutnya, peluncuran Satria 1 tidak terpengaruh dengan adanya kasus proyek pembangunan base transceiver station (BTS) untuk wilayah 3T yang menyeret Johnny G. Plate.

"Satria itu tidak ada kaitannya dengan BTS. Ini akan diluncurkan 17 Juni dari Florida," kata Mahfud dikutip Antara, Senin (5/6/2023).

Mahfud menegaskan, proyek Satria 1 dan BTS untuk wilayah 3T tidak memiliki korelasi dan merupakan dua proyek yang berbeda. Peluncuran satelit ini dilakukan agar 150.000 titik di daerah pelosok yang tidak terjangkau kabel serat optik dalam proyek Palapa Ring bisa ikut menikmati internet berkecepatan tinggi. Satelit Satria-1 dikembangkan menggunakan teknologi high-throughput satellite (HTS) atau satelit dengan karakteristik internet berkecepatan tinggi.

ADVERTISEMENT

Satelit ini sebelumnya sudah dikirim dari Perancis ke Amerika Serikat pada 8 Mei 2023 melalui jalur darat. Nantinya satelit ini akan diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 milik perusahaan antariksa besutan Elon Musk yaitu SpaceX. Apabila berhasil mengorbit, satelit ini akan mulai beroperasi aktif pada Desember 2023.

Proyek Satria-1 telah disiapkan sejak 2019 di bawah tanggung jawab Bakti Kemenkominfo dan masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Skema pembiayaan proyek ini ialah Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU. Indonesia menggaet perusahaan antariksa asal Perancis, Thales Alenia Space dalam urusan perakitan satelitnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon