ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

RUPST BEI Sepakati Penambahan Modal Jadi Rp 1,5 Triliun

Rabu, 28 Juni 2023 | 14:04 WIB
ZR
FB
Penulis: Zsazya Senorita MC Ramadhani | Editor: FMB
Karyawan berada di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Karyawan berada di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Keseluruhannya, jumlah pendapatan BEI adalah Rp 2,91 triliun, meningkat 10,5% dari 2021 yakni Rp 2,63 triliun. Sementara, jumlah beban BEI pada 2022 adalah Rp 1,69 triliun atau naik 11 % dari 2021.

Pasar modal Indonesia pada 2022 ditutup dengan kinerja positif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai posisi 6.850,52 atau naik 4,09% dibandingkan akhir 2021. Adapun total nilai kapitalisasi pasar saham pada akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp9.499 triliun, peningkatan 15,1% (yoy).

Sedangkan dari segi likuiditas perdagangan efek saham, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) saham sepanjang 2022 naik 10% (yoy) mencapai Rp 14,7 triliun. Pada 2022, rata-rata frekuensi perdagangan harian saham juga mengalami kenaikan 0,9% menjadi 1,3 juta transaksi per hari. Adapun posisi IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah BEI yaitu 7.318 pada 13 September 2022.

"Selain itu, rata-rata volume perdagangan harian saham juga mengalami kenaikan sebesar 16% menjadi 23,9 miliar saham per hari," sambung Iman.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, aktivitas jumlah pencatatan efek baru masih bertumbuh secara positif, BEI mampu mencatatkan 59 perusahaan tercatat saham baru dengan dana terkumpul Rp 33,1 triliun. Hal ini menghantarkan total 825 perusahaan tercatat di BEI sampai akhir 2022.

Selain saham, BEI juga mencatatkan satu penerbitan ETF baru, 13 emisi waran terstruktur, sembilan emisi obligasi dan sukuk dari penerbit baru, serta 122 emisi obligasi dan sukuk dari penerbit yang sebelumnya pernah menerbitkan obligasi/sukuk. Dari segi pengembangan investor, tahun lalu total jumlah investor di pasar modal Indonesia mencapai 10,3 juta, tumbuh 37,7% atau bertambah 2,8 juta.

Sementara, pada periode yang sama, investor saham telah mencapai 4,4 juta investor atau naik 28,6% dibandingkan posisi akhir 2021.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BEI Targetkan Short Selling Dibuka Kembali pada 26 September 2025

BEI Targetkan Short Selling Dibuka Kembali pada 26 September 2025

EKONOMI
BEI Genjot Likuiditas Lewat Derivatif dan Lighthouse IPO

BEI Genjot Likuiditas Lewat Derivatif dan Lighthouse IPO

EKONOMI
BEI Catatkan Kinerja Cemerlang pada 2024, IPO dan Transaksi Meningkat

BEI Catatkan Kinerja Cemerlang pada 2024, IPO dan Transaksi Meningkat

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon