ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Targetkan Perundingan IEU-CEPA Rampung Tahun Ini

Jumat, 14 Juli 2023 | 11:08 WIB
FS
FS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: FFS
Airlangga Hartarto.
Airlangga Hartarto. (kominfo.go.id)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah menargetkan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA rampung pada akhir 2023 ini. Untuk mendorong penyelesaian perundingan IEU-CEPA, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar rapat terbatas bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/7/2023).

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, terdapat lima isu strategis yang perlu segera diselesaikan untuk merampungan perundingan IEU-CEPA.

"Diharapkan kalau lima isu ini bisa selesai maka di akhir tahun ini IEU-CEPA bisa diselesaikan. Tinggal satu perundingan lagi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kelima isu strategis itu, pertama, mengenai belanja atau pembelian pemerintah. Airlangga mengatakan, Uni Eropa meminta Indonesia melakukan belanja pemerintah secara terbuka.

"Indonesia mengusulkan bahwa kita akan menyiapkan positive list mana kita bisa berikan untuk akses daripada internasional," lanjutnya.

Kedua, isu mengenai BUMN. Dikatakan Airlangga, posisi BUMN Indonesia saat ini ada yang mendapatkan penugasan khusus dan tidak. Dalam IEU-CEPA, Airlangga menuturkan BUMN dipertimbangkan untuk diberikan akses yang bersifat komersial.

"Untuk yang bersifat komersial berdasarkan business to business. Nah, ini sedang dalam perundingan juga. Jadi artinya kita memberikan akses kepada BUMN yang sifatnya komersial," tambahnya.

Ketiga, isu terkait bea keluar. Airlangga menyebut Indonesia tetap mengembangkan industri dalam negeri. Untuk itu, Indonesia tidak akan melepaskan bea keluar.

Keempat, standardisasi produk berwawasan lingkungan. Indonesia meminta Eropa untuk membuka pasar lebih besar dalam hal tersebut.

"Nah di sini Indonesia menekankan bahwa pentingnya standardisasi seperti untuk furnitur SVLK, untuk kelapa sawit ISPO atau RSPO," kata Airlangga.

Kelima, penyelesaian perselisihan investasi, Airlangga menyampaikan Indonesia mendorong agar penyelesaian perselisihan tersebut mengacu pada The International Centre of Settlement of Investment Disputes (ICSID).

"Jadi kita tetap berkeras bahwa penyelesaian berbasis ICSID itu yang paling tepat untuk kita," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

RI Wajib Perkuat Diplomasi Global Hadapi Dampak EUDR

RI Wajib Perkuat Diplomasi Global Hadapi Dampak EUDR

EKONOMI
IEU CEPA Diterjemahkan ke 24 Bahasa, Menuju Pembahasan Parlemen Eropa

IEU CEPA Diterjemahkan ke 24 Bahasa, Menuju Pembahasan Parlemen Eropa

EKONOMI
IEU-CEPA Diharap Jadi Solusi Redam Sengketa Dagang RI-Uni Eropa

IEU-CEPA Diharap Jadi Solusi Redam Sengketa Dagang RI-Uni Eropa

EKONOMI
Airlangga: IEU-CEPA Terobosan Besar, Perdagangan RI Diproyeksi Naik

Airlangga: IEU-CEPA Terobosan Besar, Perdagangan RI Diproyeksi Naik

EKONOMI
Mendag: CEPA dengan Kanada dan Uni Eropa Perkuat Ekspor Indonesia

Mendag: CEPA dengan Kanada dan Uni Eropa Perkuat Ekspor Indonesia

EKONOMI
IEU-CEPA Buka Peluang Investasi Kendaraan Listrik di Indonesia

IEU-CEPA Buka Peluang Investasi Kendaraan Listrik di Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon