Harga Komoditas Unggulan Turun, Kinerja Ekspor Juni 2023 Anjlok
Senin, 17 Juli 2023 | 11:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan kinerja ekspor Juni 2023 yang mencapai US$ 20,61 miliar. Angka ini turun 5,08% dibandingkan bulan sebelumnya. Bahkan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022, kinerja ekspor Juni 2023 turun hingga 21,18%.
Sekretaris Utama BPS Atqo Mardiyanto mengungkapkan, penurunan ekspor Juni 2023 terjadi pada sektor migas dan nonmigas, seiring dengan penurunan harga komoditas ekspor unggulan.
"Harga komoditas unggulan mengalami penurunan, misalnya harga batu bara turun 13,12% secara bulanan, dan harga minyak kelapa sawit turun 12,54%. Harga minyak mentah juga mengalami penurunan sebesar 1,16% secara bulanan," kata Atgo dalam konferensi pers kinerja ekspor Juni 2023, Senin (17/7/2023).
Faktor lainnya yang membuat kinerja ekspor Juni 2023 mengalami penurunan adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang melemah.
"Per 27 Juni 2023, nilai tukar rupiah ditutup di level Rp 15.000 per US$ 1 US, atau rata-rata kurs sepanjang Juni 2023 sebesar Rp 14.932. Pelemahan tersebut memengaruhi permintaan terhadap komoditas ekspor Indonesia pada Juni 2023," kata Atgo.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada Januari-Juni 2023 mencapai US$ 128,66 miliar. Angka ini turun 8,86% dibanding periode yang sama di tahun 2022. Sementara ekspor nonmigas mencapai US$ 120,82 miliar atau turun 9,32%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




