LPG 3 Kg di Jatim Masih Langka, Warga Rela Beli dengan Harga Mahal
Selasa, 25 Juli 2023 | 18:10 WIB
Blitar, Beritasatu.com - Gas LPG (liquefied petroleum gas) 3 kilogram (kg) di Kabupaten Malang masih langka pascakunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri BUMN Erick Tohir dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023). Masyarakat di Jawa Timur mengaku kesulitan mencari gas 3 kg untuk memenuhi kebutuhan dapur dan usaha UMKM.
Masruroh, salah seorang warga Kota Blitar mengaku dirinya sudah berkeliling ke sejumlah pangkalan tabung elpiji 3 kilogram, namun hingga kini masih nihil. Padahal, tabung itu untuk keperluan jualan.
"Sehari semalam setidaknya habis 5 tabung LPG karena ini untuk jualan nasi goreng. Saya sudah putar-putar mencari tidak ada, semua kosong," katanya kepada wartawan, Selasa (25/7/2023).
Ia mengatakan kesulitan mencari tabung LPG bersubsidi sudah terjadi pada beberapa pekan terakhir. Selama ini, untuk memasak, Masruroh hanya mengandalkan LPG sehingga cukup membuat usahanya terganggu.
Dirinya pun berharap agar barang bisa lancar kembali. Kendati nanti harga LPG naik, dirinya tidak mempermasalahkan.
"Harapannya kalau harga naik tidak apa-apa, kami ikut saja. Tapi jika seperti ini kan susah," kata dia.
Siti Saudah, salah seorang penjual tabung LPG mengatakan untuk pengiriman barang sebenarnya masih tetap normal. Dalam satu pekan, dirinya dikirim tiga kali sesuai tabung yang dimilikinya, 50 tabung.
Namun, ia mengakui selama beberapa waktu terakhir pembeli lebih banyak. Saat barang datang, begitu juga langsung diserbu pembeli.
"Kalau pengurangan tdak ada, datang juga tetap. Hanya yang beli lebih banyak. Satu hari datang, langsung habis," kata dia.
Selain di Blitar, kesulitan gas LPG bersubsidi juga dirasakan Dian Febriana. Warga Sawojajar, Kota Malang. Dian yang menjual makanan kecil-kecilan harus kelabakan mencari LPG di Kota Malang.
Dia mengaku sudah memutar keliling ke sejumlah agen LPG di wilayah Kota Malang dan Kabupaten Malang, tapi semua agen kosong.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




