ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

83,24 Persen Pelajar Sudah Miliki Rekening Bank

Minggu, 20 Agustus 2023 | 22:48 WIB
PA
H
Penulis: Prisma Ardianto | Editor: HE
Bank DKI melakukan edukasi sekaligus memperkenalkan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) kepada 300 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) di Jakarta.
Bank DKI melakukan edukasi sekaligus memperkenalkan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) kepada 300 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) di Jakarta. (Beritasatu Photo/Lenny Tristia)

Jakarta, Beritasatu.com - Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memperlihatkan hasil positif. Program ini berhasil menyasar 83,24% dari seluruh pelajar di Indonesia. Sampai dengan Juni 2023, sebanyak 52,73 juta pelajar Indonesia sudah memiliki rekening bank dengan nilai Rp 29,13 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menyampaikan, program Kejar terdiri dari dua jenis, yakni simpanan pelajar (Simpel) dan tabungan anak.

"Dari 61 juta pelajar, program Kejar sudah menjangkau 52,73 juta pelajar. Ini luar biasa," ungkap Friderica dalam kegiatan Hari Bangkit 2023 dengan tema "Bangun Generasi Menabung, Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Indonesia Maju" di Buperta Cibubur, Minggu (20/8/2023).

ADVERTISEMENT

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra menambahkan, setiap pelajar tentu mempunyai target yang ingin dicapai di masa mendatang. Tabungan adalah salah satu instrumen penting untuk mendukung tercapainya target tersebut.

"Dengan kita menabung, kita punya target, berapa besar mau menabung setiap minggu atau setiap bulan? Berapa besar dalam setahun karena ada kegiatan yang mau dituju? Ini adalah tambahan-tambahan nilai yang kita peroleh dari menabung dengan target dan disiplin yang kuat," ungkap Mahendra.

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa setiap tabungan di bank telah dijamin LPS maksimal senilai Rp 2 miliar per nasabah di satu bank.

"Menabung di bank pasti aman, jangan ditaruh di bawah kasur. Kalau sampai Rp 2 miliar saya (LPS, Red) yang jamin. Kalau punya Rp 4 miliar, sebar di dua bank. Kalau punya Rp 20 miliar, sebar di 20 bank lebih, uang Anda pasti aman saya jamin," kata Purbaya.

Saat ini LPS telah menghimpun dana jaminan sekitar Rp 210 triliun, sehingga, tabungan pelajar di bank senilai Rp 29 triliun dipastikan aman.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cegah Judol, Polri Imbau Bank Perketat Proses Buka Rekening

Cegah Judol, Polri Imbau Bank Perketat Proses Buka Rekening

EKONOMI
JPMorgan Akui Tutup 50 Rekening Donald Trump

JPMorgan Akui Tutup 50 Rekening Donald Trump

EKONOMI
OJK Minta Perbankan Blokir 27.395 Rekening Judi Online

OJK Minta Perbankan Blokir 27.395 Rekening Judi Online

EKONOMI
Rekening Ustaz Dasad Diblokir PPATK, Tak Bisa Beli Semen untuk Masjid

Rekening Ustaz Dasad Diblokir PPATK, Tak Bisa Beli Semen untuk Masjid

LIFESTYLE
Buka Blokir Rekening, PPATK Pastikan Dana Nasabah Utuh

Buka Blokir Rekening, PPATK Pastikan Dana Nasabah Utuh

EKONOMI
Blokir Rekening Dormant, PPATK Bisa Langgar Hak Konsumen Perbankan

Blokir Rekening Dormant, PPATK Bisa Langgar Hak Konsumen Perbankan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon