Santos Targetkan Produksi 30 Juta Kaki Kubik dari Lapangan Peluang
Selasa, 3 September 2013 | 16:52 WIB
Jakarta - Santos Indonesia terus menggeber proyek lapangan Peluang yang berada di Kabupaten Sumenep dan di lepas pantai (Offshore) Madura. Lapangan ini merupakan lapangan migas yang baru ditemukan.
General Manajer Santos, Marjolijn Wajong mengatakan perkembangan proyek tersebut saat ini sedang fabrikasi platform anjungan dan persiapan pemasangan pipa dari Peluang menuju Lapangan Maleo.
"Mudah-mudahan kuartal pertama 2014 bisa produksi hingga 30 mmscfd (milion metric standard cubic feet per day)," kata Marjolijn di Jakarta, Selasa (03/09).
Sementara itu Vice President Legal Bisnis Support Santos, Hanny Denalda, menambahkan, alokasi dari total produksi gas di Lapangan Peluang antara lain sebanyak 15 mmscfd akan digunakan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Alokasi lainnya sebesar 5 mmscfd digunakan untuk masyarakat dan industri di Jawa Timur.
"Sisanya digunakan untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan bahan bakar gas bagi kebutuhan transportasi umum," ujarnya.
Produksi Santos saat ini mencapai 180 mmscfd. Dengan target produksi Lapangan Peluang maka total produksi menjadi 210 mmscfd. Namun Hanny belum bersedia membeberkan nilai investasi pengembangan proyek Lapangan Peluang.
Santos telah mengoperasikan tiga Lapangan gas yakni lapangan Maleo di Blok Madura Offshore, lapangan Oyong di Blok Sampang dan lapangan Wortel di Blok Sampang. Lapangan Maleo memproduksi gas sekitar 80 mmscfd. Gas ini 100 persen di jual ke PT Perusahaan Gas Negara. Kemudian, Lapangan Oyong memproduksi gas sebesar 30 mmscfd yang dijual ke PT Indonesia Power.
Lapangan selanjutnya yakni lapangan Wortel dengan produksi gas sebesar 50 mmscfd. Pembeli gasnya yakni Indonesia Power sebesar 30 mmscfd, Sampang Mandiri (Badan Usaha Milik Daerah Sampang) sebesar 17 mmscfd dan Pasuruan Migas (BUMD Pasuruan) sebesar 3 mmscfd.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
3 Prajurit Gugur, TNI AD Berduka!
Liburan Sambil Belajar Sains Lewat Museum Iptek TMII
Perbaiki Tanggul Irigasi Makam, Warga Palopo Temukan Granat Nanas
3
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
TNI Menunggu Hasil Investigasi Terkait Gugurnya 3 Prajurit di Lebanon




