Rini: Pembubaran Petral Baru Usulan
Selasa, 23 September 2014 | 21:43 WIBJakarta - Ketua Tim Transisi Presiden terpilih Jokowi Widodo (Jokowi) Rini Soemarno, menyatakan usulan untuk membubarkan PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), anak usaha PT Pertamina (persero) yang bermarkas di Singapura masih akan difinalisasi sebelum disampaikan secara resmi ke Jokowi-Jusuf Kalla (JK)
Menurut Rini, pembubaran Petral adalah salah satu dari sekian opsi yang disampaikan para ahli saat berdiskusi dengan Kelompokk Kerja (Pokja) Energi di Tim Transisi.
"Salah satu usulannya adalah membubarkan Petral. Nah, kami di Tim Transisi belum memfinalkan, jadi hasil-hasil pokja itu finalisasinya akhir minggu ini," kata Rini di Jakarta, Selasa (23/9)
Dia mengatakan, Pokja Energi Tim Transisi sudah memberikan sebagian kajian. "Tetapi rekomendasi mana saja yang akan difinalkan itu belum, nantinya kita sampaikan kepada Jokowi-JK yang memutuskan," kata dia.
Sebelumnya, usulan untuk membubarkan Petral itu disampaikan oleh Deputi Tim Transisi Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto. Disebutkan bahwa Petral harus diaudit dan bahkan dibubarkan agar Pemerintah bisa langsung membeli bahan bakar minyak (BBM) ke negeri produsen tanpa perantara, yang selama ini dikuasai Petral.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumlah Guru RI Terus Naik tetapi Fluktuatif!
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Incar Pajak Marketplace, Purbaya Ingin Pedagang Offline-Online Setara




