ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Minyak AS Jatuh ke Titik Terendah Selama 18 Bulan Terakhir

Kamis, 9 Oktober 2014 | 05:55 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Ilustrasi minyak dunia.
Ilustrasi minyak dunia. (vungtauoil.com)

New York - Harga minyak di New York jatuh ke posisi terendah 18 bulan pada Rabu (9/10) atau Kamis pagi WIB, setelah laporan persediaan minyak AS menunjukkan peningkatan stok di konsumen minyak mentah utama dunia itu.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate untuk pengiriman November, turun 1,54 dolar AS menjadi 87,31 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, tingkat terendah sejak April 2013.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman November, turun 73 sen menjadi menetap di 91,38 dolar AS per barel di perdagangan London.

Departemen Energi AS pada Rabu mengatakan bahwa cadangan minyak mentah AS naik sebesar 5,0 juta barel dalam pekan yang berakhir 3 Oktober, jauh di atas 1,9 juta barel yang diperkirakan oleh para analis yang disurvei oleh Dow Jones Newswires.

ADVERTISEMENT

Andy Lipow, kepala konsultasi Lipow Oil Associates di Houston, mengatakan penurunan harga itu karena laporan persediaan AS.

Laporan ini adalah "hanya satu item berita dalam serangkaian berita 'bearish' yang telah mengganggu pasar minyak selama beberapa minggu terakhir," kata Lipow.

Lipow mengatakan perkembangan "bearish" lainnya termasuk penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan berita produksi yang lebih tinggi dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon