Pengembangan Maritim Diyakini Mampu Serap Tenaga Kerja Signifikan
Jumat, 31 Oktober 2014 | 14:52 WIBJakarta -Pengembangan maritim yang mulai dibangun di bawah pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) diyakini mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar.
Bahkan bila pengembangan maritim sesuai rencana, bisa menyerap tenaga kerja dua kali lipat dari yang ada di darat. Artinya, bila pengembangan maritim sesuai target, diperkirakan dalam lima tahun ke depan tingkat pengangguran akan berkurang.
Hal itu dikatakan Irwan Suhanto dari Lembaga Kajian Strategis Nasional kepada Beritasatu di Jakarta, Jumat (31/10).
Menurut Irwan, Kemko Maritim harus meluruskan sejarah bahwa Sumpah Pemuda 1928, Proklamasi 17 Agustus 1945, Deklarasi Djuanda, UNCLOS 82 dan Poros Maritim Dunia adalah satu garis kesatuan.
"Sudah seharusnya peletakan dasar kemaritiman kita bersandar kepada semangat kebangsaan. Untuk itu pelurusan sejarah adalah sebuah kesatuan yang utuh dan tidak terputus," katanya.
Sebagai sebuah institusi kementerian, maka Kemko Maritim tidak boleh hanya berkutat dalam perkara sektoral yang tidak prinsipil, namun harus mampu menjadi domain institusi lain, yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Visi menjadi Poros Maritim Dunia, kata Irwan, harus diperjuangkan, mengingat ancaman terhadap kedaulatan teritori dan politik kelautan terus terjadi. Dia menyebutkan, ada 4 hal yang harus dilakukan dalam penggarapan potensi maritim yg berdaulat untuk pencapaian tujuan negara.
Pertama, adalah mengubah orientasi kehidupan dari orientasi yang terkungkung didarat, menjadi khidupan bercakrawala luas dalam lautan. Kedua adalah, luas wilayah laut Indonesia yang menghubungkan antara satu pulau dengan pulau lain akan mempercepat terwujudnya masyarakat Bhinneka Tunggal Ika tanpa sekat.
Ketiga adalah menggali kekayaan alam terbarukan di laut dan memberi tambahan nilai pada kekayaan alam tersebut. Keempat adalah membuka lapangan kerja beberapa kali lipat dari yang tersedia di darat.
"Kekuatan tersebut akan meningkatkan posisi tawar kita sebagai bangsa yang diperhitungkan dalam konfigurasi maritim dunia. Tujuan terpenting dari Poros Maritim Dunia yakni menciptakan kedaulatan yang utuh terhadap politik kelautan demi kesejahteraan rakyat Indonesia," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kapolda Metro Jaya Bintang 3 Sesuai Arahan Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Seusai Divonis 18 Tahun, Nadiem Makarim Didukung Artis-Influencer




